Rumah Batik Chevron, Rumbai

By Trip Riau  |  11 Agustus 2014 17:41:15 WIB  |  Business


Pekanbaru, Tripriau.com - Beberapa orang ibu-ibu tampak serius membatik. Masing-masing memegang sehelai kain dan sebuah canting. Berulang-ulang mereka mencelupkan cantingnya ke dalam wadah berisikan pewarna alami yang berada dihadapannya.

Sejurus kemudian, tangan-tangan mereka tampak terampil, memamerkan teknik mewarnai di atas kain mengikuti alur desain yang sudah disiapkan sebelumnya. Itulah aktivitas sehari-hari yang kini bisa kita temui di Rumah Batik Cempaka yang didirikan PT Cevron Pacific Indonesia, Rumbai.

Sudah lebih dari 6 bulan belakangan, ibu-ibu ini menghabiskan waktu luangnya dengan membuat batik tulis di rumah batik yang menempati salah satu bangunan di areal perusahaan minyak dan gas ini. Aktivitas membatik ini berlangsung hampir setiap hari.

Di bangunan yang cukup sejuk ini, berbagai proses dan tahapan membatik mereka lakukan bersama-sama. Kegiatan membatik ini sendiri dimulai dengan menyiapkan desain di atas kertas kalkir. Setelah jadi dipindahkan ke kain dengan cara dijiplak.

Setelah itu masuk ke proses pencantingan dilanjutkan dengan proses pewarnaan. Untuk pewarnaan sendiri, mereka menggunakan pewarna alami karena ramah lingkungan dan sesuai dengan program kepedulian Chevron terhadap lingkungan. Di salah satu bagian ruangan, hasil karya ibu-ibu ini tampak tertata rapi. Ada kain, sajadah, syal, pasmina, tas dan barang kerajinan lainnya. Motifnya pun beragam. Ada motif pompa angguk, pucuk rebung, tapak manggis, loreng macan dan lain sebagainya. Melahirkan Kemandirian Sudah sejak tahun 2012 yang lalu, Chevron merintis sebuah program yang bertujuan meningkatkan taraf hidup masyarakat dan sekaligus melestarikan budaya Indonesia.

Di Rumbai, Pekanbaru Chevron memulai program pelatihan bagi ibu-ibu rumah tangga dan perempuan muda putus sekolah untuk mengembangkan keterampilan Batik Riau. Pendampingan dilakukan mulai dari pengenalan alat, teknik membatik, hingga pembentukan koperasi untuk pemasarannya kelak. Program perdana pelatihan dilaksanakan pada Agustus – Oktober 2012 yang lalu.

Para pesertanya berasal dari ibu rumah tangga dan perempuan muda putus sekolah yang berasal dari 11 kelurahan yang ada di Kecamatan Rumbai dan Kecamatan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru. Mereka diperkenalkan dan dilatih mengenai peralatan yang dipakai, teknik membatik, teknik pewarnaan, serta pencucian. Semua bahan yang dipakai adalah bahan alami, tidak menggunakan bahan kimia yang berbahaya.

Vivin Herlin Fendraswari, Community Engagement PGPA Chevron Rumbai kepada Trip Riau mengatakan, pihaknya melalui Rumah Batik ini secara perlahan terus melakukan pembinaan untuk kemudian menjadi koperasi dan melahirkan kemandirian. ‘’Untuk saat ini kami masih menyiapkan (rumah batik) di dalam camp, karena aksesnya kan susah dari luar. Tujuan utama kita nanti, yah, tentunya bisa diluar camp. Bisa menjadi tempat mampirnya orang-orang yang mau beli souvenir atau oleh-oleh dari Riau. Terutama, produk batik yang telah diinovasi,’’ katanya.

Vivin mengatakan, hasil kerajinan ibu-ibu yang bergiat di rumah batik ini dapat memenuhi beberapa kebutuhan di internal PT Chevron. ‘’ Alhamdulillah, untuk kain ini kita masih memenuhi kebutuhan internal PT Chevron. Kan banyak tim-tim di perusahaan yang punya seragam. Nah, mereka pesan di kita (rumah batik). Jadi ibu-ibu ini terus ada pergerakan,’’ terangnya. Kedepannya, Vivin berharap, Rumah Batik ini bisa menjadi salah satu tujuan wisata di Riau, khususnya yang berkenaan dengan batik.

‘’Mimpi kita ingin buka galeri untuk tujuan wisata. Harapan kita juga bisa jadi pilihan wisata Batik Riau yang dibikin di Rumbai. Juga bisa jadi kenang-kenangan dan souvenir. Kita perkuat motif khas Riau nya. Kita tambah referensi. Misalnya saja motif ikan, burung Onggang, Loreng Macan dan Tapak Manggis,’’ sebutnya. (rio)



Tags:  -