Ketika "Si Hitam" Mengepung

By Trip Riau  |  20 Agustus 2014 21:10:46 WIB  |  City Guide


Pekanbaru, Tripriau.com - Kopi. Yah, ini minuman paling populer di dunia. Siapa yang tak mengenal minuman hitam pekat ini. Kini, kopi telah mampu menjadi entitas bisnis yang menjanjikan. Termasuk juga di Pekanbaru. Kopi, kini tidak lagi menjadi minuman yang hanya nikmat diseruput di rumah, di saat pagi menyapa. Kopi tidak lagi sekedar minuman. Tapi, telah menjadi bagian dari gaya hidup, teman mengobrol, aksi lobying, dan penanda kelas sosial.

Di Pekanbaru, bisnis kopi tumbuh bak jamur di musim hujan. Di jalan-jalan utama, di tiap-tiap sudut kota, pusat perbelanjaan, gerai kopi sangat mudah ditemui. Berbagai macam konsep ditawarkan. Ada kopi pinggir jalan dengan konsep warung tenda dengan secangkir kopi dihargai Rp 5000 saja. Hingga konsep eksklusif yang menawarkan suasana homey yang serba nyaman layaknya rumah atau hotel bintang lima. Tentunya disertai kehadiran mesin-mesin pembuat kopi yang harganya selangit yang secangkir kopinya dihargai hingga ratusan ribu rupiah.

Di tempat-tempat ini kita bisa menikmati berbagai jenis kopi, baik kopi hitam, espresso, coffe latte, capuccino, dan banyak ragam dan jenis lainnya. Masing-masing jenis kopi ini memiliki proses penyajian dan pengolahan yang unik dan berbeda. Tentunya masing-masing juga mengusung varian minuman kopi yang berbeda pula. Tempat-tempat minum kopi selalu saja dibanjiri para coffee addict — sebutan bagi para pecinta kopi. Baik tua, muda, laki-laki maupun perempuan. Baik profesional, karyawan hingga mahasiswa. Berbagai aktivitas dilakukan sembari menghabiskan secangkir kopi.

Sambil mengobrol, santai, melakukan pekerjaan kantor, kopi darat dengan teman komunitas dan banyak lagi. Masing-masing memiliki alasan mengapa menjadikan kopi sebagai teman terbaik untuk mengobrol dan mengisi aktivitas lainnya. Tingginya jumlah penikmat kopi di Kota Bertuah menjadikan bisnis ini bisa tumbuh dan berkembang. Ini tak terlepas dari budaya masyarakat kita yang sejak dulu memang hobi minum kopi. Bahkan, dengan tumbuhnya tempat-tempat minum kopi ini, masyarakat semakin didekatkan dan dikenalkan dengan minuman yang pertama kali ditemukan di Afrika ini.



Tags:  -