Pementasan Tunggal Titah Negeri

Suguhkan Perpaduan Antara Teater dan Tari

By Trip Riau  |  20 Desember 2014 22:55:39 WIB  |  News


Pekanbaru, tripriau.com – Sanggar seni Titah Negeri dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Riau bersiap menggelar pementasan tunggal dengan naskah ‘’Wak Zam’’, Senin – Selasa (22-23/12), pukul 19.30 WIB di Anjung Seni Idrus Tintin, Pekanbaru.

Pada pementasan perdana mereka di Gedung Idrus Tintin, sanggar Titah Negeri akan menyuguhkan sebuah pertunjukan melalui perpaduan antara teater dan tari. ‘’Tapi bukan sekedar tempelan (teater dan tari), tapi itu merupakan bagian dari cerita. Selain itu, pementasan ini akan memadukan konsep realis dan abstrak,’’ kata sang sutradara Saifuddin ‘’Boboy’’Ikhwan.

Boboy mengatakan, pada pementasan ini Titah Negeri akan memberikan sebuah rasa yang baru kepada penonton. Karena selama ini orang mengatakan teater bangsawan itu adalah teater yang sangat monotan dengan cerita-cerita tradisi dan sejarah. ‘’Tapi sebenarnya dengan pola bangsawan kita bisa memasukkan unsur-unsur dan ide-ide cerita zaman sekarang. Artinya kita ingin menunjukkan pada penonton bahwa teater bangsawan adalah sebuah media untuk kita berkesenian.

Tidak hanya dengan cerita-cerita sejarah,’’ sebutnya. Pementasan dengan judul ‘’Wak Zam’’ yang akan ditampilkan nanti bercerita tentang perlawanan seorang kakek tua untuk mempertahankan sebuah pulau yang akan digusur oleh pemerintah kerajaan.

Bekerjasama dengan orang Eropa, pihak kerajaan akan membuat sebuah dermaga di pulau itu. Cerita ini merupakan naskah adaptasi dari karya Bustamaam Halimi dengan judul ‘’Perlawanan’’. Tiket untuk menyaksikan pertunjukan ini bisa didapatkan di lokasi acara dengan harga Rp 15 ribu untuk pelajar, umum Rp 30 ribu dan VIP seharga Rp 50 ribu.



Tags:  -