Pariwisata Riau Harus Punya 3 Hal ini

By Trip Riau  |  21 April 2015 11:15:57 WIB  |  Wisata Riau

20150421112428_DSC_0145.jpg

Pekanbaru, tripriau.com – Hai Tripers, Riau menyimpan potensi wisata yang besar, terutama yang berbasis ekowisata. Jika dikelola secara baik, potensi ini bisa memberi keuntungan besar bagi masyarakat. Tapi, bagaimana cara mengembangkannya?

Dosen Ilmu Pariwisata Universitas Riau Ahmad Nawawi SSos Msi mengatakan, sesuai dengan potensi besar Riau di bidang ekowisata, ada tiga hal penting yang mesti dipenuhi, apa saja?

1. Akses.

Dalam hal ini menyangkut infrastruktur seperti jalan yang bagus maupun transportasi umum yang baik. Mesti diakui destinasi wisata yang ada di Riau belum didukung dengan akses yang memadai. Misalnya saja infrastruktur jalan menuju lokasi wisata yang masih kurang bagus. Ditambah lagi sarana transportasi, terutama angkutan massal yang belum baik.

2. Fasilitas pendukung (amenitas).

Keberadaan fasilitas pendukung di destinasi wisata sangat berperan penting. Keberadaan rumah singgah (home stay), rasa aman (safety) yang didapatkan wisatawan, sajian kuliner, dan souvenir sebagai oleh-oleh juga menjadi daya tarik bagi wisatawan.

3. Atraksi.

Normalnya, ketika melakukan kegiatan wisata orang ingin melakukan sesuatu kegiatan atau aktivitas. Salah satunya dengan mencoba kebiasaan-kebiasaan masyarakat setempat.

Misalnya, ketika berkunjung ke kawasan wisata Bukit Batu Laut di Kabupaten Bengkalis, wisatawan bisa mencoba kegiatan menenun. Atau bisa juga dengan menyusuri sungai, memancing, menumbai (upacara adat untuk mengambil madu di pohon Sialang) hingga melakukan jelajah hutan (jungle track).

Menurut Ahmad Nawawi, potensi ekowisata yang terdapat di Riau sangat banyak. TNBT, TNTN, dan GSK bisa jadi hanya segelintir dari sekian banyak objek ekowisata yang belum diketahui keberadaannya.

Hal ini mengingat di Kabupaten Rokan Hulu saja, tidak kurang dari 20 objek wisata yang belum dikembangkan secara maksimal oleh pemerintah.(uci)

 



Tags:  -