Menteri Pariwisata Optimistis Pariwisata Bisa Naik Kelas

By Trip Riau  |  28 Mei 2015 11:05:19 WIB  |  News

20150528110951_Candi Muara Takus.jpg

Pekanbaru, tripriau.com - Menteri Pariwisata Arief Yahya optimistis bahwa sektor pariwisata bisa naik kelas menggantikan sektor migas sebagai penyumbang devisa terbesar.

Ini hanya bisa terjadi manakala pariwisata digarap dengan benar mulai dari hulu sampai hilir oleh seluruh pemangku kepentingan.

Pemerintah sendiri, menurut Arief, telah menetapkan pariwisata sebagai satu dari lima sektor prioritas. Adapun empat sektor lainnya adalah maritim, infrastruktur, energi, dan pertanian.

Komitmen itu terwujud dalam politik anggaran. Pada 2015, anggaran promosi wisata dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara adalah Rp 300 miliar. Tahun 2015, alokasinya naik jadi Rp 1,3 triliun. Tahun 2016, pagu indikatifnya Rp 3,6 triliun.

Mulai Juli, menurut Arif, promosi melalui media global sudah akan diluncurkan. Di antaranya adalah Discovery, CNN, CCTV, Google, Youtube, dan TripAdvisor.

"Sudah ada 4 juta orang yang tanya di Trip Adviser tentang Indonesia, tetapi karena kita belum promosi di situ, maka penanya ke negara lain," kata Arief.

Dengan peningkatan dana promosi itu, Arief pastikan akan meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Indonesia.

Tahun lalu, jumlah wisatawan mancanegara adalah 9 juta orang. Tahun ini, targetnya 13 juta orang. Tahun 2019, targetnya 20 juta orang.

"Tanpa perbaikan di aspek lain, hanya dengan promosi yang baik saja, saya bisa tingkatkan wisatawan 50 persen. Untuk naik dari 9 juta ke 13 juta, mudah. Sayang, APBN kita terlambat (pencairannya). Jadi, hanya efektif setengah tahun. Jadi realisasinya sekitar 10 juta," kata Arief.(rio)

Sumber: Kompas.com



Tags:  -