Founder detik.com: Media Digital, Tantangan dan Kreatifitas

By Trip Riau  |  31 Mei 2015 20:24:14 WIB  |  News

20150531202900_IMG_20150531_195952.jpg

Pekanbaru, tripriau.com - Salah seorang pendiri detik.com, Budiono Darsono berbagi pengalaman tentang perkembangan media digital saat ini.

Pria berkacamata ini hadir sebagai pembicara pada kegiatan Student Vaganza, yang digelar Ahad (31/5), di Pustaka Wilayah Soeman HS, Pekanbaru.

Budi menyebut, perkembangan teknologi informasi telah melahirkan generasi digital native, yakni anak muda yang tumbuh dewasa dilingkupi dengan perangkat teknologi. ''Generasi yang sudah berubah membuat peraturan juga berubah,'' sebutnya.

Detik.com, media yang dibesarkannya, menghadapi banyak tantangan dalam pengembangannya. Banyak kesulitan yang dihadapi.

''Pertama, mengenalkan internet di Indonesia tidak gampang. Waktu itu kita nothing to lose aja. Gak pernah mikir mau jadi seperti apa. Izin mendirikan perusahaan pers juga susah ketika itu. Saya mikirnya (media internet) nanti akan dibaca orang. Saya reporting (mencari berita) sendiri," ceritanya.

Budi juga mengajak para anak muda agar benar-benar memanfaatkan kehadiran smartphone.

"Smartphone dipakai dengan skill. Jangan sia-siakan. Karena itu jadi modal. Banyak kepentingan. Untuk kepentingan entrepreneur," sebutnya.

Budi mengatakan, di era industri kreatif seperti sekarang banyak pelaku-pelakunya masih berasal dari luar. 

"Industri kreatifnya masih ada di luar. Kita belum bisa bikin sendiri. Kalau gak kreatif kita hanya menjadi generasi yang nunduk. Kita harus memanfaatkan alat yang kita punya untuk produktif dan kreatif," sebutnya.(rio)



Tags:  -