Branding, Advertising dan Selling untuk Pasarkan Pariwisata Indonesia

By Trip Riau  |  14 Agustus 2015 04:51:13 WIB  |  News

20150422173837_DSC_8297.jpg

Pekanbaru, tripriau.co- Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia sudah menargetkan kunjungan 20 juta wisatawan pada 2019 mendatang. Berbagai strategi pun sudah disusun demi tercapainya target ini.

Selain memiliki konsep GREAT, yang mengintegrasikan infrastruktur, aksesibilitas dan perhotelan, Kemenpar juga memakai konsep BAS, yakni Branding, Advertising, Selling dalam memasarkan pariwisata dalam negeri.

Dalam Branding, untuk mempromosikan ikon Pesona Indonesia atau Wonderful Indonesia, digunakan media yang cakupannya lebih luas dengan converged media.

''Ada tiga, POS: Paid media, Owned media, dan Social media. Spending untuk media itu bukan menghambur-hamburkan uang. Itu investasi,'' kata Menteri Pariwisata Arief Yahya, seperti dilansir National Geographic Traveler. 

Untuk owned media, Arief Yahya menyebut, pihaknya menggunakan website milik sendiri (Kemenpar).

''Selama ini masih lemah dan harus diperkuat. Kita memakai social media, karena sederhana saja, komunikasi sekarang lebih berssifat horizontal. Di Tiongkok, kita ajak orang-orang yang punya volume besar di media sosial. Kita undang mereka ke Indonesia, lalu akan berpromosi di negaranya,'' katanya.(rio)



Tags:  -