Kala Senja di Bukit Tiga Puluh

By Trip Riau  |  26 Agustus 2015 11:51:36 WIB  |  Wisata Riau

20150826121134_Bukit Tiga Puluh.jpg

Indragiri Hulu, tripriau.com - Senja di Taman Nasional Bukit TigaPuluh (TNBT) adalahsenja yang indah. Sejauhmatamemandang, terlihat lebat hutan membentang.

Sore itu, ada pemandangan yang jarang kita temui di tempat lain. Kelompok burungRangkok, yang hendak pulang ke sarangnya, terbang tinggi melintasi bentang hutan yang hijau. Sungguh, panorama senja yang indah di sebuah belantara yang memikat.

Itulahgambaransenja di Taman Nasional Bukit Tigapuluh.Salah satu momen terindah kala kita bertandang ke taman nasional yang menjadi paru-paru dunia. Keelokan dan pesona alamnya sangat luar biasa. Lanskap yang memukau dan kelengkapan ekosistem berpadu dengan keunikan sosial budaya masyarakat tempatan, menyisakan cerita yang takkan ada habisnya.Itulah pesona belantara Bukit Tiga Puluh yang tak akan pernah habis untuk dieksplorasi.

Bukit Tigapuluh adalah Hutan Lindung yang telah diubah fungsi menjadi taman nasional pada tahun 1995. Bukit Tiga Puluh merupakan hamparan perbukitan yang terpisah dari rangkaian pegunungan Bukit Barisan yang terdapat di perbatasan Provinsi Riau dan Jambi.

Secara administratif, bukit ini terletak pada 2 wilayah propinsi, yakni Provinsi Riau dan Provinsi Jambi. Di Provinsi Jambi terletak di Kabupaten Tebo (10.000 ha). Sedangkan di wilayah Provinsi Riau terletak di Kabupaten Indragiri Hilir (seluas 30.000 ha). Paling luas berada di Kabupaten Indragiri Hulu, yakni 81.223 ha.

Bukit Tiga Puluh terkenal dengan kekayaan flora dan faunanya. Beberapa jenis fauna masih bisa kita jumpai di sini, Harimau Sumatera, Beruang Madu, Tapir, Siamang, Kancil, Babi Hutan, Burung Rangkong, Kuaw, dan aneka satwa lainnya.

Sedangkan jenis flora langka yang diduga endemik di kawasan ini adalah Cendawan Muka Rimau (Raflesia haseltii) dan Salo (Johannes tesmania altrifons). Tidak kurang dari 1500 jenis tumbuhan terdapat di kawasan ini. Didominasi oleh tumbuhan seperti Terap, Kepinis dan Meranti.

Tidak heran, jika banyak peneliti asing seperti Australia dan Jepang selalu melakukan penelitian di kawasan yang masih terjaga kealamiannya ini. 

Di kawasan ini juga tumbuh Bunga Bangkai (Amorphophallus) yang banyak ditemukan di daerah penyangga TNBT. Bila beruntung, kita bisa menyaksikan bunga ini mekar dengan ketinggian mencapai 3 meter dengan ciri berwarna loreng hitam kecoklatan dan hijau tua.

Selain merupakan habitat flora dan fauna langka dan dilindungi, kawasan TNBT  juga merupakan tempat hidup dan bermukim beberapa komunitas suku pedalaman seperti, Suku Talang Mamak, Suku Kubu (Anak Rimba) dan Suku Melayu Tua. Menjadikan kawasan ini sangat menarik untuk dijelajahi.

Ada banyak tempat dan kegiatan menarik yang bisa kita lakukan bila berada di kawasan ini. Misalnya saja, mencoba beberapa wisata minat khusus yang ditawarkan di tempat ini seperti mountain bike, rafting ban dan lainnya. Berpetualang menyusuri rimba belantara dengan panorama memukau juga bisa kita lakukan selama berada di sini.

Di kawasan TNBT terdapat sebuah camp yang bernama Camp Granit. Dinamakan Camp Granit karena dulunya kawasan ini merupakan bekas penambangan batu granit yang dilakukan salah satu perusahaan swasta. Dari Balai TNBT yang berada di pusat pemerintahan Kabupaten Inhu, Pematang Reba, camp ini dapat ditempuh sekitar 1,5 jam melalui perjalanan darat dengan mobil atau sepeda motor.

Camp Granit sendiri berada di ketinggian. Di sini merupakan spot terbaik untuk menyaksikan betapa indahnya bentangan hutan Bukit Tiga Puluh. Di campini tersedia sarana akomodasi dengan kapasitas 36 orang. Juga ada fasilitas lainnya seperti pusat informasi, tempat berteduh/istirahat (shelter), jalur trail wisata ke puncak bukit lancang, dan rumah pohon.

Tak jauh dari Camp Granit juga terdapat sebuah danau yang cukup luas. Cuma sekira 5 menit berjalan kaki. Para penghobi mancing bisa melakukan aktivitas memancing di sini. Warna air di danau ini hitam jernih. Beberapa jenis ikan bisa menjadi target. Di depan danau ini juga berdiri sebuah guest house yang bisa dimanfaatkan pengunjung untuk tempat menginap. (rio)



Tags:  -