Ingin Berwisata Seorang Diri? Ini Dia Tipsnya

By Trip Riau  |  30 Agustus 2015 06:09:48 WIB  |  News

20150830063041_Traveling solo.jpg

Pekanbaru, tripriau.com- Traveling bersama-sama keluarga maupun sahabat tentunya merupakan kegiatan seru.

Namun begitu, perjalanan wisata seorang diri juga tak kalah mengasyikkan. Kita dapat menentukan sesuka hati destinasi-destinasi yang hendak kita tuju.

Untuk mendapatkan liburan seorang diri namun penuh arti, Mariellen Ward, pengelola blog perjalanan Breathedreamgo.com menyarankan enam hal berikut, seperti dilansir tempo.co:

1. Mudahkan diri

Bepergian seorang diri memang bisa membuat seseorang menentukan destinasi sesuka hati. Namun, ini bukan berarti kita bisa menjelajah ke pedalaman Papua tanpa pernah ke sana sebelumnya, atau pergi ke benua yang jauh di sana.

Ada baiknya untuk mengunjungi destinasi yang pernah didatangi sebelumnya. Atau, jika memang ingin ke tempat baru, bergabunglah dengan grup lain yang juga menuju ke sana.

2. Matangkan rencana

Buat rencana perjalanan sebaik dan sematang mungkin. Manfaatkan fasilitas Internet untuk mencari titik-titik wisata terbaik.

Pergi sendiri memang bisa mengikuti mau sendiri. Namun, bukan berarti kita tidak tahu tempat apa yang akan dituju. Selain itu, cari tahu mengenai perbedaan zona waktu. Akan jadi membingungkan jika mendarat di tempat tujuan ketika tengah malam. 

3. Jadilah egois sesekali

Duduk di taman selama berjam-jam atau mengunjungi lima restoran dalam satu hari. Lewatkan museum atau destinasi yang biasa dikunjungi. Salah satu hal paling menyenangkan dari bepergian sendirian adalah kita dapat melakukan apa pun yang kita mau. Jadi, biarkan diri menjadi sedikit serakah dan egois.

4. Waspada dan pahami lingkungan tujuan wisata

Hindari mengenakan pakaian yang terlalu mengumbar aurat di daerah-daerah yang mayoritas penduduknya muslim. Lalu, tinggalkan pula aksesori yang mahal dan terlalu mencolok. Gunakan aksesori sewajarnya.

Selain itu, jangan bawa serta gadget mahal. Dengan begitu, kita akan terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan seperti pencurian.

5. Wisata sendiri bukan berarti menjadi penyendiri

Ada kalanya kita bingung dan tersesat di tengah perjalanan. Pergi sendirian bukan berarti kita tidak menanyakan arah yang benar untuk bisa kembali ke jalan yang benar. Bicaralah dengan orang-orang sekitar. Bahkan, dengan wisata sendiri, kesempatan berbicara dengan penduduk setempat menjadi lebih besar.

Dengan begitu, informasi tentang keunikan tempat wisata juga banyak didapat atau bahkan bisa mendapatkan teman baru.

6. Tetap berhubungan

Tetap jaga hubungan dengan keluarga atau sahabat selama dalam perjalanan wisata. Jika terjadi sesuatu dengan kita, keluarga dan sahabat akan selalu ada.(rio)



Tags:  -