Mahasiswi Unri ini ''Terpanggil'' Ikut Padamkan Api Kebakaran Lahan

By Trip Riau  |  05 Oktober 2015 20:13:55 WIB  |  -

Wiwiek orang ketiga dari kanan. Foto: Wiwiek for tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com - Wiwiek Anggraini, mahasiswi Jurusan Bahasa Inggris, FKIP, Universitas Riau, bulan lalu turut melakukan aksi memadamkan api di salah satu titik api (hotspot) penyebab kabut asap di Provinsi Riau. Rimbo Panjang, adalah tempat yang ditugaskan kepada Wiwik serta rekan-rekannya yang tergabung di dalam Relawan Rumah Zakat.

Wiwiek yang telah cukup lama bergabung menjadi relawan di Rumah Zakat ini, bersama relawan lainnya berinisiatif untuk langsung terjun ke lapangan dan memadamkan api di tanah gambut tersebut.

"Ketika itu di Riau sedang banyak-banyaknya titik api. Bisa mencapai 32 titik setiap harinya. Maka dari itu, saya dan tim relawan yang lain berinisiatif untuk langsung turun ke lapangan dan memadamkan api. Sekitar lima sampai delapan orang turun setiap harinya," terang Wiwiek.

Dara berusia 23 tahun ini merasa "terpanggil" untuk turut serta memadamkan api. Katanya, ikut memadamkan api kebakaran lahan ini merupakan pengalaman langka dan berkesan. 

"Ikut aksi ini memberikan pengalaman tersendiri bagi saya.  Karena ternyata memadamkan api itu tidak semudah yang terlihat. Mungkin orang-orang menganggap bahwa memadamkan api menggunakan selang itu mudah dan seru, tapi ternyata tidak. Selang untuk memadamkan api itu sangat berat, tidak bisa diangkat dengan satu orang saja. Apalagi saya perempuan," kenang Wiwiek.

Wiwik juga bercerita mengenai pengalamannya ketika ikut memadamkan api di beberapa titik di Rimbo Panjang.

"Seru sekali dan saya tidak menyangka bisa ikut tergabung bersama petugas pemadam kebakaran lainnya untuk memadamkan api. Ternyata kalau kita yang turun langsung, rasanya itu pasti beda. Biasanya kemarin-kemarin itu saya hanya bisa berkoar dan berkomentar di media sosial," katanya bercerita.

Turun memadamkan api sejak tanggal 12 hingga 18 September lalu, salah satu hal alasan yang membuat dirinya dan relawan lainnya berinisiatif turut melakukan aksi ini karena telah mempunyai perlengkapan pribadi yang telah disediakan oleh Rumah Zakat. Perlengkapan pribadi ini seperti baju, masker, sepatu dan pengaman lainnya. Wiwiek Ikut langsung memadamkan api. Foto: Wiwiek for tripriau.com

Berencana melakukan aksi yang sama, Wiwiek menyampaikan harapannya terkait proses pemadaman api ini.

"Saya harap pemerintah bisa menambah lagi perlengkapan untuk pemadaman ini karena ketika saya turun ke satu titik yang terbakar, ada yang tidak ada alat. Selangnya juga sempat ada yang putus," harap Wiwiek yang ditemui tripriau.com, Senin (5/10). 

Selanjutnya untuk masyarakat, Wiwiek berpesan agar kita seluruh masyarakat bisa menjaga diri masing-masing. Jika ingin keluar rumah, sebaiknya selalu menggunakan masker dan kalau tidak ada keperluan yang penting, lebih baik dirumah saja.

Penulis: Suci Aulya
Editor  : Rio Sunera



Tags:  -