Bono Jazz Festival: Ketika Alunan Jazz dan Keelokan Bono Menyatu

By Trip Riau  |  07 Oktober 2015 15:01:36 WIB  |  News

Bono Jazz Festival ini akan digelar pada November 2015 mendatang. Event ini akan mengkombinasikan alunan jazz dan keelokan Bono yang terkenal seantero dunia. Foto: Bono Jazz Festival for tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com - Seiring perkembangan zaman, Jazz tak lagi hanya sekedar genre musik. Tapi, sudah menjadi bagian dari warisan (heritage) dunia. Perkembangan jazz tidak hanya membawanya ke area yang hanya menonjolkan sisi pertunjukannya saja. Tapi, telah bercampur dengan kearifan lokal di tiap-tiap daerah dan negara di dunia.

Penggagas helat Bono Jazz festival, M Ikhsan mengatakan, di Indonesia sendiri perhelatan jazz telah mengalami banyak perkembangan yang cukup pesat. Misalnya, di pulau Jawa ada beberapa helat jazz yang dilaksanakan dengan mengusung konsep outdoor, seperti Jazz Gunung di Bromo, Jazz Pantai di Banyuwangi dan Ngayogjazz di Yogyakarta.

Sementara di Berau, Kalimantan, ada juga helat Maratua Jazz dan Dive Fiesta yang baru pada 2015 ini digelar.

''Semua event jazz ini sangat erat dengan alam yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah yang ada di Indonesia dan mempunyai nilai jual yang cukup tinggi untuk menjadi sebuah destinasi,'' kata Ikhsan kepada tripriau.com.

Terinspirasi dari event-event jazz di berbagai daerah di Indonesia tadi, Riau juga akan mempunyai sebuah helat jazz terbaru, yakni Bono Jazz festival. Event yang bertujuan untuk mengangkat potensi alam yang ada di Riau ini digelar pada November 2015 mendatang.

''Berangkat dari referensi kegiatan jazz yang dilaksanakan dengan konsep mengangkat potensi daerah, maka Bono Jazz Festival ini digelar,'' sebut Ikhsan.

Bono Jazz Festival ini akan mengkombinasikan alunan jazz dan keelokan Bono yang terkenal seantero dunia. Tema yang diusung yakni ''When Jazz Meet Trip''. ''Dimana ada suatu pertunjukan jazz, tapi sebelum itu dilakukan perjalanan ke Teluk Meranti, Pelalawan yang merupakan sumber terjadinya Bono tersebut,'' ungkap pengajar Jurusan Musik di Sekolah Tinggi Seni Riau (STSR) ini.

Ikhsan menambahkan, konsep yang diusung ini diharapkan dapat menambah antusias masyarakat lokal Riau, nasional dan mancanegara untuk menjadikan Bono sebagai destinasi yang menarik untuk dikunjungi.

''Di Bono Jazz Festival ini kita juga akan memberikan metode pembelajaran soal jazz dan metode pengembangan potensi yang dimiliki masyarakat tempatan,'' jelasnya.

Penulis : Rio Sunera
Editor   : Rio Sunera



Tags:  -