Tanda Tangani MoU KTSM

Capella Honda ‘Sasar’ SMKN 1 Rambah

By Trip Riau  |  10 Oktober 2015 15:09:45 WIB  |  News

Penandatanganan MoU dan penyerahan bantuan donasi 1 Unit Sepeda Motor Honda

Pekanbaru, tripriau.com- PT Astra Honda Motor (AHM) dan PT Capella Dinamik Nusantara (CDN) memperluas implementasi Kurikulum Teknik Sepeda Motor (KTSM) Honda dengan menambah satu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di wilayah Riau yaitu SMK Negeri 1 Rambah Pasir Pangaraian, Kabupaten Rokan Hulu sebagai sekolah binaan. Sehingga, sampaiOktober 2015 ini, jumlah SMK di Riau yang sudah mengimplementasikan KTSM Honda menjadi 18 SMK.

Implementasi KTSM di SMK Negeri 1 Rambah ini ditandai dengan penandatanganan MoU yang dilaksanakan30 September 2015 lalu di SMK Negeri 1 Rambah yang dilakukan Ir Saut M. SihombingPIC Training Technical Service Dept sekaligus perwakilan dari PT CDN Riau dan Yulisman, S.Pd,MM Kepala Sekolah SMKN 1 Rambah dan disaksikan oleh Asisten II Pemkab Rokan Hulu H. Syaiful Bahri, S.Sos,MSi.

Sebagai bentuk dukungan terhadap implementasi KTSM Honda di SMKN 1 Rambah, AHM dan PT CDNmenyerahkan bantuan donasi 1 unit sepeda motor Honda untuk SMK ini, dukungan pengembangan kurikulum, peralatan praktik laboraturium sekolah, serta perancangan jadwal praktek kerja industri para siswa.

Program KTSM Honda ini adalah salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan dibidang pendidikan yang dikembangkan berdasarkan bisnis utama perusahaan dibidang otomotif. Melalui program ini AHM dan PT CDN berharap dapat menciptakan banyak tenaga kerja terlatih yang memiliki daya saing tinggi di industri otomotif, terutama dalam menyongsong era pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

Alumni SMK KTSM Honda selain memiliki peluang bekerja di jaringan bengkel resmi Honda atau Astra Honda Authorized Service Station (AHASS), juga berpeluang untuk bekerja di pabrik AHM. Bahkan dengan dukungan AHM bersama jaringan main dealernya, alumni SMK KTSM ini dapat mengembangkan pengetahuan dan keterampilannya untuk berwirausaha di industri otomotif.

"Kami ingin menjadi bagian yang mampu mengantarkan anak muda alumni SMK mewujudkan impian dan cita-citanya. Kami yakin dengan program KTSM Honda, kualitas lulusan SMK akan semakin memiliki daya saing tinggi sehingga mereka siap berkompetisi untuk memasuki dunia kerja atau membuka lapangan kerja sendiri dengan berwirausaha,” ungkap Saut

Bupati Rokan Hulu dalam hal ini diwakili oleh Asisten II dalam sambutannya, memberikan apresiasi yang sangat tinggi kepada Honda yang selama ini telah memberikan banyak bantuan alat praktek (Unit Sepeda Motor Honda ataupun Unit Cutting Engine) untuk membantu anak didik SMK dalam lebih memahami proses belajar serta training kepada para guru SMK.

Implementasi KTSM Honda merupakan bagian dari upaya AHM dan Capella Honda dalam mendukung implementasi kebijakan pemerintah tentang adanya kerjasama SMK dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) seperti yang tertuang dalam Keputusan Mendikbud Nomor 0490/1992.

Dengan adanya kurikulum ini, perusahaan berharap dapat berkontribusi meningkatkan kesesuaian program SMK dengan kebutuhan dunia kerja (link and match program).

KTSM Honda ini dirumuskan dengan memadukan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar (SK-KD) yang dikeluarkan Dinas Pendidikan dengan materi Technical Training Level 1 (TTL1) Honda yang juga menjadi materi pelatihan dan uji kompetensi mekanik dibengkel Astra Honda Authorized Service Station (AHASS).

Dengan materi KTSM Honda ini, diharapkan pembelajaran tentang teknik sepeda motor terhadap siswa SMK yang menerapkan kurikulum ini akan lebih terarah sebagai mekanik yang berkualitas.

Implementasi KTSM Honda yang mulai dilakukan AHM dan PT Capella Dinamik Nusantara sejak 2009 menghasilkan lulusan dengan kompetensi setara mekanik pemula dibengkel resmi Honda AHASS.

"Secara periodik, kami memberikan pelatihan kepada guru SMK KTSM Honda dengan materi dan pengetahuan yang disesuaikan dengan perkembangan teknologi terkini yang ada di sepeda motor Honda. Untuk para siswa SMK, AHM bersama jaringan main dealernya juga secara rutin mengadakan kontes teknik antar siswa SMK untuk menguji keterampilan mereka,” tutup Saut. (rls)



Tags:  -