Band Asal Malaysia ini Kagumi Ombak Bono Sungai Kampar

By Trip Riau  |  25 Oktober 2015 22:40:47 WIB  |  News

Ja Gwaa

Pekanbaru, tripriau.com- Salah satu destinasi wisata unggulan di Riau yakni Ombak Bono, tidak hanya berhasil menarik para peselencar dunia untuk datang ke sana. Tapi juga berhasil menarik perhatian Ja Gwaa, sebuah grup band asal Malaysia. 

Saat tampil dalam launching iven Bono Jazz Festival (BJF) 2015, Jumat (23/10) kemarin, grup band beraliran Reggae Modern Jazz ini mengungkapkan kekagumannya terhadap Bono.

Sebelum datang ke Riau pun mereka mengaku telah mengetahui tentang fenomena alam Bono ini.

"Ombak Bono ini adalah suatu fenomena alam yang sulit dijumpai. Biasanya ombak itu terdapat di laut, namun kali ini ada di sungai. Ini fenomena alam yang sangat menarik," ungkap Amir Ridzwan, vokalis Ja gwaa Band.

Fenomena alam seperti Ombak Bono ini hanya ada dua di dunia yaitu di sungai amazon, Brazil dan sungai kampar, Teluk Meranti, Pelalawan, Riau, Indonesia.

Selain menikmati pemandangan Ombak Bono yang fenomenal, pengunjung juga dapat melakukan surfing di lokasi ini. Hingga kini banyak peselancar dunia maupun dari Indonesia yang menjajal kedahsyatan Ombak Bono di Sungai Kampar ini.

"Kami merasa exited untuk pergi kesana. Kami dijadwalkan kesana pada bulan November dan akan tampil juga disana dalam acara puncak Bono Jazz Festival," kata Amir dengan logat melayu.

Seperti diketahui, Ombak Bono tidak terjadi setiap saat. Ombak bono biasanya terjadi pada setiap tanggal 10-20 bulan Melayu dalam tahun Arab yang biasa disebut penduduk sebagai "Bulan Besar" atau "Bulan Purnama".

Ombak Bono terbesar biasanya terjadi ketika musim penghujan dimana debit air sungai Kampar cukup besar yaitu sekitar bulan November dan Desember.

Penulis: Suci Aulya
Editor: Rio Sunera



Tags:  -