Riau Andalkan Wisata Budaya & Olah Raga Hadapi MEA

By Trip Riau  |  06 November 2015 16:39:21 WIB  |  News

Pacu Jalur

Pekanbaru, tripriau.com- Sejumlah terobosan sedang disiapkan Provinsi Riau dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Mulai tahun depan, akan dilakukan pengembangan desa wisata budaya dan olah raga di seluruh wilayah sebagai sumber pendapatan asli daerah (PAD) yang baru.

"Pemberlakuan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) jadi potensi kunjungan yang besar ke Riau," tutur Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman baru-baru ini seperti dikutip dari kompas.com.

Ia menjelaskan pemberlakuan MEA maka ada kebebasan aliran barang, jasa, bahkan orang ke Riau. Potensi itu harus ditangkap menjadi peluang baru sumber PAD.

Apalagi, menurutnya, Riau memiliki budaya dan alam yang unik untuk dikembangkan menjadi obyek wisata budaya dan olah raga. "Makanya ke depan pelan-pelan kami kerjakan dan tata," katanya.

Ditambahkan, pihaknya akan mendorong setiap desa di Riau bangkit menggali potensi wisata yang mereka miliki menjadi nilai jual bagi wisatawan.

"Kalau selama ini Riau sudah terkenal oleh minyak dan gas serta kelapa sawitnya, mengapa tidak ke depan akan lebih terkenal lagi dengan wisata budaya, religius, dan olah raganya," katanya.

Sejumlah obyek wisata di Riau yang layak dijual, antara lain Istana Siak dan Candi Muara Takus. Sedangkan wisata olah raga, seperti Bono dan Pacu Jalur serta olah raga bersepeda yang bisa digali dan ditata agar memiliki daya tarik.

"Jadi mari setiap desa, kelurahan, kabupaten hingga kota, kita semangatkan potensi wisata demi meraup pendapatan baru," kata Andi.

Andi juga memprediksi jumlah wisatawan yang akan datang ke Riau cukup besar seiring dibukanya perdagangan MEA.

Seiring dengan kunjungan wisatawan yang meningkat, lanjut Andi, secara tidak langsung perekonomian Riau akan berkembang dan bermunculan pusat kuliner serta perdagangan cendera mata, perhotelan, dan transportasi juga akan bergairah.

"Bayangkan kalau MEA berlangsung diperkirakan akan ada 50 juta lebih orang akan masuk ke Riau," tambah Andi.



Tags:  -