LPIR SMP Tingkat Nasional 2015

Rompi Magnetik Hantarkan SMPN 2 Bandar Seikijang Raih Emas

By Trip Riau  |  23 November 2015 06:16:53 WIB  |  News

Kepsek SMPN 2 Seikijang Rusna, M.Pd bersama Fitrayani Zebua, Melani Ardianti, Yustari Anggi dan Guru Pembimbing Penelitian Defi Azlinda

Pelalawan, tripriau.com- Tiga siswa SMPN 2 Bandar Seikijang berhasil meraih medali emas dalam Lomba Penelitian Ilmiah Remaja (LPIR) SMP tingkat nasional tahun 2015 tajaan Kementerian Pendidikan Nasional yang berlangsung pada 25-29 Oktober lalu di Bali.

Ketiga siswa yang berprestasi tersebut adalah Fitrayani Zebua kelas IX.3, Melani Ardianti kelas VIII.2 dan Yustari Anggi kelas VIII.3. Mereka meraih sukses berkat karya ilmiah yang berjudul “Rompi Magnetik (Rotik) sebagai Pelindung dan Alat Refleksi bagi Pengendara Sepeda Motor”. Mereka berhasil menyisihkan 34 naskah yang masuk nominasi dari seluruh Indonesia dibidang teknologi dan rekayasa.

Kepala Sekolah SMPN 2 Bandar Seikijang Rusna, M.Pd mengatakan, raihan ketiga siswanya tersebut sangatlah membanggakan. Tak hanya bagi sekolah tempat mereka menimba ilmu tetapi juga untuk Kabupaten Pelalawan dan Provinsi Riau umumnya.

"Prestasi mereka tentu sangatlah membanggakan kita semua. Saya berharap, apa yang mereka raih mampu memberikan motivasi bagi siswa lainnya. Begitu juga kepada rekan-rekan majelis guru, kedepannya diharapkan mampu menciptakan beragam inovasi sesuai perkembangan ilmu dan teknologi,” tegasnya.

Prestasi SMPN 2 Bandar Seikijang diajang LPIR SMP tingkat nasional bukan kali ini saja mereka raih. Torehan serupa pernah mereka lalukan pada ajang yang sama pada tahun 2013. Ketika itu, SMPN 2 Bandar Seikijang mendapat medali emas lewat karya “Pengaruh Perbandingan Konsentrasi Perekat dengan Bio Arang Ketapang terhadap Lama Nyala Api Briket”.

Sementara itu, pembimbing penelitian dan sekaligus guru IPA SMPN 2 Bandar Seikijang Defi Azlinda, S.Pd dan Zulfiandry ZA, M.Pd menjelaskan, hasil karya siswa berupa rompi magnetik terbuat dari rompi biasa yang dijahitkan magnet berukuran diameter 1 cm sebanyak 20 buah. Masing-masing magnet terletak di titik-titik refleksi seperti, dada, leher, punggung dan perut masing-masing 5 buah.

Rompi ini, berfungsi selain sebagai pelindung juga yang paling utama adalah alat refleksi bagi pengendara sepeda motor.

"Rompi magnetik sudah diuji sebelumnya oleh guru sekolah, pegawai di kecamatan, di Badan Pembangunan BPMPD, di kabupaten dan provinsi. Bahkan telah terjual sebanyak 10 unit dengan harga Rp 150 ribu,” akunya bangga.

Dengan hasil ini, masing-masing siswa berprestasi mendapat hadiah uang tunai sebesar Rp 5 juta.

Penulis : Sukma Putra



Tags:  -