11 Tim Tour De Siak 2015 Gelar Parade

By Trip Riau  |  24 November 2015 21:27:12 WIB  |  News

Peserta Tour De Siak mendapat bingkisan dari Bupati Siak Syamsuar

Siak, tripriau.com- Di hari pertama Tour De Siak (TDS) 2015, semua peserta berkumpul di lapangan Tugu depan Istana Asserayah El Hasyimiyah Kota Siak dalam helat parade atlet.

Satu persatu, mereka didaulat untuk memperkenalkan diri di panggung. 4 tim berasal dari luar negeri dan 7 dari berbagai daerah di Indonesia. Sehingga total ada 11 tim yang ikut dalam even kali.

Team Manager CCN Laos, Jamal Mutaqin memboyong lima pembalap yaitu, Lex Naderiof, Hari Fitrianto, Edgar Nieto, Fazlan Adhili Bin Mastafa Kamar dan Eko Bayu.

Team Manager Cebu Cycling Team Philipines, Ramises Urgel, juga lima pembalap, Ronnel Hualda, John Renee Mier, Elmer Navarro, Nelson Martin dan Marcelo Felipe. Menyusul  Syed Mohd Hussain Bin Syed Mazian,

Team Manager Trengganu Cycling Team, Irwandie bin Lakasek, Asyraf Naim Bin Ying, Muhammad Afiq Huznie Bin Othman, Muhammad Zulfakhri Bin Hamdan dan Che ku Mohammad Syamil bin Che ku Romli.

Selanjutnya, Team Manager National Sports Council Of Malaysia (NSC), Basri Harnizam, memperkenalkan Mustafa kamal Ahmad Muazam Imam, Mohd Bakri Sofian Nabil Omar, Zulkiflie Nik Mohd Azwan dan Azman Muhammad Zawawi.

Sementara dari dalam negeri, ada Custom Cycling Club (CCC) Jakarta, Puslatda Jatim, Indonesia National Team, KFC, ISSI Jakarta, BSP Milagro, dan Siak Cycling Team masing-masing membawa lima pesepeda

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Siak Syamsuar bersama Wakil Bupati Siak Alfedri, Ketua Pengcab ISSI Kabupaten Siak, Yan Pranawijaya, dan sejumlah pejabat teras yang ada di Pemkab Siak, memberikan bingkisan kepada masing-masing peserta TDS. 

Sebelumnya panitia sudah menggelar sepeda santai yang melibatkan masyarakat setempat. Beragam hadiah mulai dari rice cooker hingga sepeda motor jadi rebutan. Dan asiknya, para atlet turut pula berbaur dengan masyarakat.

"Ini adalah TDS yang ketiga setelah pertama kali digelar dua tahun lalu. Mudah-mudahan acara ini kian berkualitas dan bisa menjadi motivasi bagi daerah untuk menghasilkan pesepeda tangguh yang tidak hanya mengharumkan nama Siak dan Riau. Tapi juga negara,” ujar Syamsuar.

Kepada peserta TDS, Syamsuar berharap mereka tidak hanya unjuk kebolehan di tiap etape. Tetapi juga bisa menikmati alam dan objek-objek bersejarah yang ada di ‘Negeri Istana’.

"Ada sejumlah objek bersejarah di sini yang bisa menjadi bahan cerita mereka saat pulang nanti. Sebab objek itu bukan hanya milik Siak dan negara ini, tapi justru milik masyarakat Melayu yang ada di dunia,” katanya. (rls)



Tags:  -