Tour de Siak: Etape ke IV, Rheno Finish Perdana

By Trip Riau  |  28 November 2015 16:35:22 WIB  |  News

Etape IV Siak City Criterium Race sejauh 92,06 kilometer. Foto: Humas Pemkab Siak for tripriau.com

Siak Sri Indrapura, tripriau.com – Di bawah cuaca yang cukup kondusif, etape IV Siak City Criterium Race sejauh 92,06 kilometer (Km) dilaksanakan hari ini, Sabtu (28/11). 48 Pembalap dilepas oleh Bupati Siak Syamsuar. 

Setelahnya, para rider melakukan parade mengelilingi situs-situs bersejarah Kota Siak Sri Indrapura, diantaranya Istana Siak Asserayah El Hassyimiyah, Komplek Makam Koto Tinggi, Klenteng Hock Siu Kiong, Pasar Cina.

Lepas dari garis start, para pembalap langsung memacu kecepatan 40 kilometer dalam satu rombongan besar.

"Empat pembalap Malaysia masih leading di depan hingga masuk kilometer 20 lap kedua," kata M.Yunus, Chief Commisier Tour de Siak 2015.

Di lap kedua, terjadi kejar-mengejar antara dua leader terdepan dengan rombongan. " Rombongan berusaha memperpendek jarak. Time gape hanya delapan detik dari posisi leading,’’ kata dia.

Menjelang garis intermediate sprint kedua ini, baru terjadi attack dari para pemain. Dimana pembalap dengan nomor start 64 asal ISSI DKI Jakarta mencoba melepaskan diri dari rombongan.
‘’Errick Ardianto sempat coba melepaskan diri sekitar 50 meter dari pleton, tapi di kilometer 47, dia kembali tertangkap rombongan," sebut salah satu commisier yang terpantau dari orari panitia.

Tak lama berselang, pembalap CEBU Philiphines kembali coba memimpin, namun saat intermediate sprint kembali masuk kedalam rombongan besar.

Rekan satu tim dia, Jhone Renee Mier tampak berupaya melanjutkan perjuangan. 150 meter dia mulai leading ke depan dari rombongan dietape ketiga. Tiga pembalap menyusul dibelakang, menyusun formasi kecil.para rider melakukan parade mengelilingi situs-situs bersejarah Kota Siak Sri Indrapura. Foto: Humas Pemkab Siak for tripriau.com

Memasuki lap ke empat dan kelima, akselerasi antar pemain masih terus terjadi. Time gape hanya berkisar 25 sampai 28 detik. Artinya masing pembalap masih saling tempel dan jaga posisi. Tampak pembalap kesayangan masyarakat Siak, Kevin Tuatuarima bersama dua pemain lain sempat leading depan.

Nasib sial dialami pembalap nomor start 3 asal CCN. Hari Fitrianto, pembalap kewarganegaraan Indonesia yang saat ini membela Laos mengalami kebocoran ban sehingga tertinggal dibelakang.

Mendekati garis finish, para pembalap saling memacu kecepatan. Salip-menyalip dan time gape antar pemain semakin tipis.

"Mereka hanya berjarak 5-8 detik. Antara leader dan rombongan besar dibelakang tidak begitu jauh, dalam kecepatan tinggi," kata Orin, announcer digaris finish.

Akhirnya, Rheno Yudho Sasongko dengan nomor start 63 asal ISSI DKI Jakarta, berhasil menyelesaikan lomba sebagai yang terdepan. Dengan body moving indah, Rheno menorehkan catatan waktu yang ia torehkan 1 jam 59 menit dan 6 detik.

Di belakangnya, masih dalam rombongan besar, ia ditempel dua pembalap asal Persatuan Lumba Basikal Trengganu. Masing-masing Che Ku Mohammad Syamil diposisi kedua, dan Irwandie bin Lakasek dengan catatan waktu yang sama dengan Rheno. Sementara Projo Waseso, pembalap asal National Indonesia Team yang sempat diunggulkan, finish diurutan ke enam.(rio/rls)



Tags:  -