Ingin Memotret Lanskap Saat Travelling? Ini 11 Tips dari Barry Kusuma

By Trip Riau  |  02 Desember 2015 10:17:26 WIB  |  News

Foto: Barry Kusuma

Tripriau.com – Memotret bentang alam atau lanskap pastinya sudah menjadi kebiasaan banyak orang saat traveling. Kamera apa saja bisa digunakan, mulai dari DSLR, Mirrorless, Smartphone maupun kamera saku.

Semua orang juga bisa menghasilkan foto lanskap yang bagus asal tau trik dan tipsnya. Nah, berikut kami berikan 11 tips memotret lanskap dari Barry Kusuma, seorang Travel Photo Blogger ternama dari Indonesia.

Menurut Barry, Golden Hours atau saat terbaik untuk mengabadikan keindahan pantai adalah pagi dan sore hari. Ini dia tipsnya:

1. Selalu bangun pagi. Sebagian besar para Fotografer Landscape itu bangun pagi karena mereka tahu sebagian besar cuaca cerah adalah di pagi hari. karena matahari belum terlalu tinggi sehingga texture dan bayangan akan lebih terexpose dengan baik. 

Jika kita memotret di pagi hari dan cuaca cerah, mau motret pakai kamera apapun termasuk smartphone hasilnya pasti bagus.

2. Jika anda punya silindris pada mata usahakan horizon lurus pada waktu pemotretan, karena horizon merupakan salah satu hal yang dominan di foto pantai. Jika kesusahan lebih baik gunakan fitur horizon lurus di kamera anda.
Nah, TS punya silindris di mata dan mau motret garis lurus aja setengah mati susahnya, karena perasaan sudah lurus pas motret, eh miring juga horisonnya, fitur horizon di kamera sangat membantu kita untuk membuat foto tidak miring.

3. Lebih baik membuat hasil foto yang sudah "jadi" dari pada harus mengolahnya di photoshop. Nah, pernah dengar anggapan foto yang bagus mau diapa-apain juga pasti bagus aja, tapi kalau sudah jelek mau diedit apapun juga akan jelek hasilnya.

Anggapan itu benar adanya. Usahakan memotret hasilnya sudah bagus jadi tidak perlu banyak mengedit lagi dibelakang. Lebih baik menikmati traveling daripada nongkrongin editing foto di belakang komputer.

4. Menggunakan filter CPL sangat membantu untuk memperindah foto langit anda dengan membirukan langit dan menaikan saturasi warna. Nah, kalau TS terus terang jarang banget menggunakan CPL untuk membirukan langit, karena bagaimanapun filter CPL yang mahal sekalipun akan bisa mengurangi kualitas foto dan CPL biasanya digunakan jika keadaan dalam kondisi darurat kalau cuaca jelek.

5. Selain CPL menggunakan filter GND juga akan sangat membantu untuk mengurangi perbedaan exposure antara laut dengan langit. Jadi kalau siang hari terik terlalu terang, filter ini bisa membantu mengurangi teriknya matahari dan detail awan yang hilang ketika siang hari.

6. Usahakan untuk memasukan foreground yang menarik ke dalam foto pantai anda. Bisa berupa batu karang, bintang laut dan lain-lain. Ya, karena foto landscape yang hanya ada pemandangan laut atau gunung saja akan terasa hambar, pergunakanlah objek-objek yang berada di sekeliling agar mempercantik foto.

7. Bawalah tripod. Selain untuk mengurangi goyangan juga untuk bisa mengexplorasi foto landscape dengan teknik slow shutter. Tapi, kalau enggak mau berat dan ribet sekarang ada Gorillapod, praktis dan kecil bisa di bawa kemana mana. Gorillapod ini sangat fungsional kok karena bisa ditaruh di bawah atau kita taruh di dahan kayu.

8. Berexperimenlah dengan angle dan komposisi yang unik. Buatlah foto landscape yang memadukan foto travel yang baik. Ya karena esensi dari foto travel yang baik bisa memadukan banyak unsur, seperti budaya, arsitektur, alam yang bisa disatukan dalam 1 foto.

9. Untuk jaga-jaga gunakanlah simpan file kamera anda dalam format RAW. Kalau dahulu Zaman film analog file asli kita adalah slide foto, nah RAW sekarang di era digital sebagai file asli kita.

Seandainya foto kita dicopas orang kita bisa menunjukkan file asli kita sebagai hak milik. Selain itu, file RAW juga mudah mengoreksi white balance pada saat kita memotret.

10. Gunakan Low Iso, semakin kecil ISO membuat kualitas foto kita semakin halus dan bagus. Ini nih yang sering kita lupa, kadang sering memotret malam hari dengan High Iso dan pagi harinya lupa disetting lagi ke Low ISO sehingga foto-foto banyak noise. Padahal di siang hari. Hal sepele yang sering sekali terjadi termasuk TS juga suka kelupaan.

11. Siapkan juga peralatan pembersih seperti lens pen, kain lap karena terkadang tidak sengaja kita akan terciprat air laut. Dan Blower (penyemprot debu) juga penting, karena biarpun tidak membuka lensa terkadang partikel-partikel debu yang sangat kecil bisa masuk kedalam lensa, Setiap malam habis traveling ada baiknya membersihkan lensa dan sensor di kamera.

Dan yang terakhir menurut Barry adalah, untuk bisa menikmati foto landscape anda harus enjoy dalam perjalanan. 60 persen gunakanlah untuk liburan, dan 40 persen sisanya dapat foto bagus itu adalah bonus.
Bagaimana, tak sabar ingin mencoba?

Editor: Rio Sunera



Tags:  -