Pesona Batik di Kemilau Sumatera 2015

By Trip Riau  |  08 Desember 2015 14:19:43 WIB  |  News

Kemilau Sumatera dihadiri Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Foto: tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Pameran Kemilau Sumatera 2015 yang bertujuan mempromosikan potensi Pariwisata Riau digelar 7-9 Desember 2015, di Mal Pekanbaru. Kali ini, Kemilau Sumatera mengangkat tema "Pesona Batik". Tema ini dipilih untuk mendukung keberadaan batik sebagai warisan kebudayaan bangsa.

Selain karena batik merupakan warisan kebudayaan bangsa, tema ini diambil juga agar batik semakin terpromosikan dan dikenal tidak hanya bagi masyarakat lokal tapi juga ke mancanegara.

Kemilau Sumatera juga akan dilengkapi dengan penampilan pendukung seperti fun games, fashion show busana batik Riau serta penampilan artis ibu kota yakni Budi Doremi.

Fashion show busana batik Riau tersebut merupakan hasil karya rancangan desainer Riau dan diperagakan oleh finalis bujang dara Provinsi Riau  tahun 2013 dan 2014.

Tak hanya penampilan peragaan busana batik Riau, acara Kemilau Sumatera ini juga dilengkapi dengan adanya beberapa stand pameran hasil karya dari Usaha Kecil Menengah (UKM) serta makanan khas dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera.

Terdapat belasan stand yang memamerkan hasil karya karya kreatif dan kuliner khas masing-masing daerah. Didukung dengan tema batik, di sini dipamerkan berbagai corak batik dari berbagai provinsi di Sumatera. Misalnya pada stand Kota Pekanbaru, terdapat pameran batik tulis dan batik cap. Menariknya, Anda yang berkunjung ke stand ini dapat mencoba membatik diatas kain menggunakan canting yang telah disediakan.

Opening ceremony ini diawali dengan tari persembahan serta dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman, Deputi Pengembangan dan Pemasaran Kementerian Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata se-Provinsi Riau, Ketua Dekranasda dan Ketua Ika Boga Riau.

Acara yang dimulai pukul 16.00 tersebut dibuka secara resmi oleh Deputi Pengembangan dan Pemasaran Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, yang ditandai dengan pemukulan alat musik kompang.

"Saya harap acara ini dapat mendorong perkembangan pariwisata Indonesia khususnya regional Sumatera,” ungkap Esthy.

Penulis: Suci Aulya

Editor  : Rio Sunera



Tags:  -