Malam Puncak BJF 2015

Paduan Musik Jazz dan Melayu Hanyutkan Penonton

By Trip Riau  |  17 Desember 2015 21:16:45 WIB  |  News

Malam puncak Bono Jazz Festival

Pekanbaru, tripriau.com- Malam puncak Bono Jazz Festival yang berlangsung di Bandar Serai Purna MTQ Pekanbaru, Rabu (16/12/2015 berlangsung sukses. Tak hanya menampilkan musisi lokal, musisi asal luar negeri juga tampil apik hanyutkan para pendengarnya lewat alunan yang cozzy and jazzy.

Mereka adalah Ahado Project dari Medan, Loqo Project dari Padang, Gubuk Jazz dari Pekanbaru dan beberapa band dari daerah lain.

Malam itu, setiap grup tampil dengan ciri masing-masing. Mulai dari perpaduan jazz dengan musik tradisional, pop jazz, melayu jazz hingga reggae jazz.

Seperti grup band Ja Gwaa asal negeri jiran Malaysia yang memadukan alat musik tradisional dengan alat musik asal Afrika. Begitu juga Band Geliga, dengan sangat baik  memainkan alat musik Melayu membawakan lagu-lagu jazz. Ini menjadi bukti bahwa musik jazz dapat berpadu dengan alat musik dan jenis musik apapun.

Penyerahan piagam penghargaan kepada pengisi acara BJF 2015

Acara Bono Jazz Festival dimulai pukul 20.30 WIB yang dibuka oleh Kadis Pariwisata Pekanbaru.Turut hadir berbagai komunitas dan masyarakat penikmat jazz Pekanbaru. Diantaranya pasangan M Dahyar dan Nila yang sempat berbincang dengan tripriau.com. Mereka mengaku mengetahui tentang BJF melalui Instagram.Mereka juga selalu menyempatkan diri bila ada iven-iven jazz di Pekanbaru.

"Tahu BJF saat anak saya buka instagram. Disitu dikatakan tanggal 16 Desember ini akan ada festival musik jazz, makanya langsung kami kejar kesini. Kami memang suka musik jazz dan jika dapat info, kami sempatkan hadir menyaksikannya," kenang Nila.

"Kegiatan BJF menjadi ajang pengenalan wisata di Riau melalui musik jazz. Semoga dengan adanya acara Bono Jazz Festifal ini dapat mengangkat destinasi wisata ombak Bono secara internasional. Dan, dengan adanya perpaduan musik jazz dan musik Melayu ini dapat lebih mengenalkan musik Melayu hingga keluar negeri,” harap Kepala UPT Kota Pekanbaru, Oka Fauzia Mukhtar.

Penulis : Amelia Aidilla



Tags:  -