Riau Food Festival Digelar Hari ini di Bandar Serai Purna MTQ

By Trip Riau  |  22 Desember 2015 19:12:36 WIB  |  News

Salah satu peserta Riau Food Festival sedang menyiapkan masakannya. Foto: Muhammad Ridho / tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com- Setelah dilakukan pembukaan pada malam tadi, acara Riau Food Festival dilangsungkan hari ini di Bandar Sera Purna MTQ Pekanbaru. Perlombaan dimulai pukul 11.25 WIB hingga pukul 13.30 WIB.

Sebelum dimulainya perlombaan, dewan juri berkeliling untuk menilai bagaimana persiapan dari masing-masing tim. Selain menilai bagaimana persiapan peserta, juri juga melihat bahan-bahan apa saja yang disiapkan untuk memasak.

Masing-masing tim yang beranggotakan empat orang dan mengenakan seragam kaos merah ini mulai memasak setelah diberi aba-aba oleh satu dewan juri yaitu Chef Ugih .

Perlombaan berjalan dengan semarak mengingat dalam waktu dua jam seluruh tim harus menyajikan minimal empat masakan dari beberapa menu yang telah ditetapkan oleh dewan juri.

Disela-sela perlombaan, Chef Haryo Pramoe yang juga merupakan salah satu dewan juri mengatakan bahwa kuliner melayu memiliki kekuatan alami yang keunikannya belum banyak terangkat dan bahkan terlupakan.

“Dalam kegiatan ini saya harap bisa membuat makanan melayu bisa lebih dikenal di daerahnya. Kuliner yang baru saya temukan dan menjadi ciri khas daerah ini adalah ikan baung. Kalau di Jakarta, ikan baung ini tidak terlalu populer, tapi disini mempunyai ikan baung yang spesifik. Ikan baung ini merupakan kearifan lokal dan hanya ditemukan di Riau,” katanya.

Makanan bukanlah hal yang sepele, lanjut Haryo. Makanan adalah pondasi sebuah bangsa dan potensi membangun ketahanan pangan nasional.

Seluruh peserta memasak dengan kerjasama tim yang sangat baik. Seperti tim dari Kabupaten Bengkalis yang memasak menu sagun eropa, jus ganas, wajit geletis, nasi goreng kampung, saghot ubi tumis belacan dan saghot ubi manis. Tak hanya menampilkan menu masakan apa saja yang akan disajikan, tim ini juga memperlihatkan secara lengkap bahan-bahan apa saja yang dibutuhkan untuk setiap menu hingga cara pembuatannya.

Tampilan dari hasil masakan juga merupakan salah satu faktor yang menjadi penilaian penting oleh dewan juri. Maka dari itu setiap peserta harus menyajikan makanannya sekreatif mungkin hingga juri dan pengunjung tertarik untuk mendatangi dan mencicipi masakan stand mereka.

Ditanyai mengenai makanan atau minuman apa yang menarik yang baru ditemui di Riau kepada salah satu dewan juri yaitu Chef Haryo, ia mengatakan bahwa dirinya tertarik dengan minuman leksamana mengamuk.

“Saya baru tau ada minuman namanya laksamana mengamuk. Namanya unik, dan dengan cerita atau legenda dari minuman ini akan membuat orang lebih tertatik untuk mencobanya,” ungkap Haryo.

Ketika waktu memasak telah habis, seluruh juri memberi penilaian dengan mencicipi sekaligus bertanya bagaimana cara mengolah makanan yang disajikan. Dewan juri secara bergantian mendatangi satu per satu tim yang dimulai dari nomor urut satu dari Kota Dumai.

Penulis: Suci Aulya

Editor  : Rio Sunera



Tags:  -