Melihat Aksi Ballerina Cilik di Thio House of Art

By Trip Riau  |  20 Januari 2016 22:04:53 WIB  |  City Guide

Royal Ballet Academy Pekanbaru yang berada di Jalan Kuantan Raya nomor 12 BC, Pekanbaru. Foto: Amelia Aidilla / tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com- Kaki-kaki mungil dengan lincah melompat kesana-sini. Berbalut sepatu dan rok tutu, anak-anak ini belajar berbagai gerakan Ballet. Pemandangan ini merupakan kegiatan sehari-hari studio Ballet di Thio House of Art, sebuah pusat pendidikan kesenian dan kreatifitas di Pekanbaru.

Tempat ini berdiri sejak 15 tahun yang lalu.Berbagai bakat telah mereka gali dari dalam diri anak-anak didiknya.

Anak-anak murid Ballet mulai dari level babby class. Umur mereka 3-5 tahun dan mereka menari Ballet bagaikan ‘’malaikat-malaikat kecil’’. Lompat sana - lompat sini, putar sana - putar sini.

Selasa (19/1) sore itu, Suryani, guru Ballet di Studio Thio House of Art tampak mengarahkan para Ballerina cilik dalam melakukan gerakan Ballet. berbagai gerakan-gerakan Ballet yang di instruksikan oleh Suryani dapat diikuti dengan baik oleh mereka.

Suryani mengajak anak-anak untuk berimajinasi melalui tarian Ballet. “Untuk babby class, kita mengajak anak-anak bercerita, bagaimana cerita cinderella, atau princess-princess lainnya, tapi dalam bentuk tarian Ballet,” jelas Suryani.

Suryani juga menjelaskan, untuk babby class, anak-anak belajar bagaimana berjinjit, meloncat dan sebagainya dalam tarian Ballet. “Kita juga kasih tahu ke anak-anak, bahwa Ballet itu apa,” ujarnya.

Suryani, guru Ballet di Studio Thio House of Art tampak mengarahkan para Ballerina cilik dalam melakukan gerakan Ballet. Foto: Amelia Aidilla / tripriau.com

Selain babby class, juga ada kelas-kelas tingkat pre-preamary, premart, grade one, grade two hingga grade five. Anak-anak yang paling besar berada di kelas grade five, berumur sekitar 11 tahun.

“Untuk dewasa yang ingin belajar Ballet juga bisa dengan mengambil kelas private,” terang Suryani.

Ballet di Thio House of Art ini merupakan bagian dari Royal Ballet Academy Indonesia cabang Pekanbaru. Sekitar 80 murid Ballet belajar di studio Ballet ini setiap minggunya. Mereka berasal dari Pekanbaru dan juga luar daerah.

Setiap kelas mengikuti sesi latihan 2 x seminggu. “Masa belajarnya setahun. Nanti diakhir tahun masa pengajaran akan dilakukan ujian terhadap anak-anaknya.Nanti mereka akan mendapat sertifikat dari Royal Academi of Dance, London,” tambah Suryani.

Royal Ballet Academy Indonesia

Royal Ballet Academy Indonesia sendiri telah dibuka sejak tahun 1980 dengan menggunakan metode dari Royal Academy of Dance, London. Royal Ballet Academy Indonesia memiliki cabang di beberapa daerah di Indonesia, seperti Medan, Jakarta, Surabaya, Bandung, Semarang, Bali, Jambi, Batam, Padang, Dumai, Pekanbaru dan di beberapa daerah lainnya.

Kegiatan Royal Ballet Academy Pekanbaru berpusat di Studio Ballet Thio House of Art Pekanbaru. Para murid dibimbing langsung oleh guru berpengalaman dan memiliki sertifikat yang telah diakui oleh R.A.D London.

Royal Ballet Academy Indonesia sendiri telah dibuka sejak tahun 1980 dengan menggunakan metode dari Royal Academy of Dance, London. Foto: Amelia Aidilla /

Para murid juga akan diuji setiap akhir tahun pengajaran dan mendapat sertifikat atau ijazah yang diakui secara internasional, yang diselenggarakan oleh R.A.D.

Royal Ballet Academy Pekanbaru ini memiliki ruang belajar atau studio Ballet berstandar internasional, full AC, dan lantai panggung kayu berukuran standar.

Menjadi sekolah Ballet berstandar Internasional, Royal Ballet Academy Indonesia menjadi salah satu sekolah Ballet yang dapat diperhitungkan.

Anda dapat mendaftarkan anak-anak atau anda sendiri di Thio House of Art, pusat pendidikan kesenian dan kreatifitas, Jalan Kuantan Raya nomor 12 BC, telp/fax 1761-849280 Pekanbaru. Atau bisa juga di Jalan Pemuda Tampan, Gedung Pemuda City WalkPekanbaru.

Penulis: Amelia Aidilla

Editor: Rio Sunera



Tags:  -