Advertorial

Kehadiran IUMK Mudahkan Pengembangan UMKM di Pekanbaru

By Trip Riau  |  27 Januari 2016 13:44:47 WIB  |  News

Launching IUMK oleh Pemerintah Kota Pekanbaru, bersama Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bank BRI, UMRI dan Dinas Koperasi Provinsi beberapa waktu lalu. Foto: riauklik.com

Pekanbaru, tripriau.com –  Kehadiran program Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) yang dilaunching Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru, bersama Kementerian Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bank BRI, UMRI dan Dinas Koperasi Provinsi beberapa waktu lalu, memudahkan pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Pekanbaru.

Terbukti, saat ini sebanyak 1.769 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah di Kota Pekanbaru, sudah memiliki kartu Izin Usaha Mikro-Kecil (IUMK) yang berguna untuk mendapatkan bantuan modal, pembinaan dan pelatihan.

Walikota Firdaus ST MT menyebut, jumlah koperasi di Pekanbaru mencapai 900 unit, namun yang aktif tidak sampai setengahnya.

"Untuk itu acara ini digagas agar koperasi yang mati hidup kembali, yang merintis makin berkembang dan yang besar makin maju,’’ ujar Wako dalam sambutannya kala itu, seperti dilansir riauklik.com.

Wako menjelaskan, Kartu IUMK merupakan revolusi paradigma berkoperasi dan berwirausaha. "Kedepan UMKM dan Koperasi diharapkan menjadi soko guru ekonomi kerakyatan,’’ katanya.

Melihat data sementara dari koperasi Pekanbaru, walikota mengatakan, pada triwulan ke dua tahun 2015 ini sebanyak 365 koperasi di Pekanbaru telah memberi keuntungan anggotanya sebesar Rp170.000,00 sebelumnya hanya Rp 150.000,00,’’ ujarnya.

Dengan adanya IUMK ini Koperasi dan UMKM akan banyak mendapatkan manfaat. Foto: riauklik.com

Dengan adanya IUMK ini Koperasi dan UMKM akan banyak mendapatkan manfaat. Salah satunya bisa bekerja sama dengan mudah baik antar koperasi maupun juga di fasilitasi pinjaman oleh Bank BRI.

Sementara itu, dilansir dari sumber yang sama, Kepala Dinas Koperasi dan UMKN Pekanbaru, Ingot Achmad Hutasuhut, mengatakan untuk mengupdate Pelaku Usaha Mikro Kecil (PUMK), Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah Kota Pekanbaru, akan melatih 12 Camat dan Lurah Pekanbaru bagaimana cara menggunakan aplikasi program Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK).

‘’Para Camat akan kami latih cara mengisi formulir isian untuk PUMK yang datang mendaftar guna mendapatkan IUMK,’’ ujar Ingot Achmad.

Ingot menjelaskan, IUMK adalah program Pemerintah Kota Pekanbaru yang bertujuan memberikan legalitas kepada  PUMK tanpa berbicara jenis usaha tetapi volume.

‘’IUMK akan diterbitkan oleh Camat, berdasarkan perwako. Dengan dua kelompok modal usaha mikro dibawah Rp50 juta di luar aset dan bangunan tanah, serta usaha kecil dengan modal Rp50 hingga Rp500 juta diluar aset,’’sebutnya.

Dia juga mengatakan, dengan kepemilikan kartu IUMK ini maka PUMK akan memperoleh kemudahan lainnya seperti biaya penerbitan.

‘’Pemko juga memberikan kemudahan  bagi PUMK untuk melengkapi perizinan sesuai Perda dengan jangka waktu satu tahun,’’katanya.

 

Pekanbaru Role Model-nya IUMK

IUMK adalah program Pemerintah Kota Pekanbaru yang bertujuan memberikan legalitas kepada  PUMK tanpa berbicara jenis usaha tetapi volume. Foto: riauklik.com

Terkait kehadiran IUMK di Pekanbaru, Kepala Subdit Kecamatan Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, Drs Zaenal Arifin Msi mengatakan, Pekanbaru cocok menjadi role model-nya IUMK.

Dilansir Riaugreen.com, Zaenal menyebut ada empat indikator yang menjadikan pengurusan IUMK di Pekanbaru bisa menjadi role model.

Pertama, pelimpahan wewenang pelayanan izin dari walikota ke kecamatan. Kedua, paten izin dari kecamatan.

‘’Ketiga, teknologi informasi berbasis komputerisasi yang memiliki database dan kerjasama dengan Bank BRI dan terakhir launching izinnya. Dengan indikator tersebut, Pekanbaru cocok menjadi role modelnya IUMK, ’’ katanya.  

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -