Mulai Marak Dibicarakan, Bagaimana Konsep Pariwisata Halal?

By Trip Riau  |  27 Januari 2016 16:19:53 WIB  |  News

Masjid Jami' Air Tiris yang berada di Kabupaten Kampar. Foto: tripriau.com

Tripriau.com – Pariwisata halal mulai marak dibicarakan akhir-akhir ini. Beberapa negara di dunia juga sudah mulai menggarap sektor industri pariwisata ini untuk mendatangkan wisatawan lebih banyak lagi. Nah, bagaimana sebenarnya konsep pariwisata halal ini?

Dilansir oleh situs pariwisata.com, pariwisata halal adalah bagian dari industri pariwisata yang ditujukan untuk wisatawan muslim. Dalam hal pelayanan, merujuk pada aturan-aturan Islam.

Salah satu contoh dari bentuk pelayanan ini misalnya,hotel yang tidak menyediakan makanan ataupun minuman yang mengandung alkohol. Selain itu hotel  juga menyediakan kolam renang serta fasilitas spa yang terpisah untuk pria dan wanita.

Selain hotel, sektor jasa transportasi dalam industri pariwisata halal juga menggunakan konsep Islami. Penyedia jasa transportasi wajib memberikan kemudahan bagi wisatawan muslim dalam pelaksanaan ibadah selama perjalanan.

Kemudahan ini bisa berupa penyediaan tempat sholat di dalam pesawat, serta pemberitahuan berupa pengumuman maupun adzan jika telah memasuki waktu sholat.Penyedia jasa juga tidak menyediakan makanan atau minuman yang mengandung alkohol serta memberikan hiburan Islami selama perjalanan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan, wisata halal sangat pas diposisikan dalam bisnis karena bersifat inklusif.

Menurutnya, wisata halal tidak semata terkait menyasar wisman dengan agama tertentu. Negara mayoritas non muslim seperti Singapura dan Thailand juga bisa mendatangkan pemasukan yang besar dari konsep wisata ini.

’Ini  bisnis seperti biasa. Jadi berlaku hukum bisnis. Kalau layanan bagus, pendapatan juga bagus,’’ katanya seperti dilansir republika.co.id.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -