Waspadai Demam Berdarah, Sediakan Selalu Wakasa Gold & W Sun Wakasa dari CNI

By Trip Riau  |  28 Januari 2016 10:26:22 WIB  |  Business

Wakasa (photo: CNI for tripriau.com)

Pekanbaru, tripriau.com- Penyakit Demam Dengue (DD) atau yang dikenal dengan Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu momok yang sangat menakutkan karena kerap memakan korban jiwa. Apalagi saat ini telah memasuki musim penghujan dimana genangan-genangan air yang tersisa pasca hujan sangat memungkinkan bersarangnya nyamuk Aedes Aegypti, sang penyebar virus.

Tak sedikit, penderita yang meninggal dunia akibat gigitan nyamuk Aedes Aegypti ini. Kebanyakan dari mereka tak berhasil diselamatkan karena kehilangan cairan tubuh, terlambat mengatasi demam tinggi, gangguan metabolisme atau kurangnya asupan gizi yang cukup yang terkait dengan sistem kekebalan tubuh.

Gejala demam berdarah biasanya ditandai dengan demam tinggi, sakit kepala hebat, nyeri di belakang mata, otot, persendian, mual,  muntah dan kehilangan nafsu makan. Untuk memastikan seseorang terkena demam berdarah, perlu dilakukan cek laboratorium yaitu adanya penurunan trombosit. Ketika trombosit menurun secara drastis, pembuluh darah penderita akan pecah dan mengalami perdarahan. Jika fase ini tidak terlewati, kemungkinan besar pasien DBD tidak dapat diselamatkan.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh tim dokter RS Karya Bakti-Bogor pada tahun 2009 silam, ekstrak Chlorella Growth Factor (CGF) dari Chlorella pyrenoidosa, yang terkandung dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti bekerja secara intensif meningkatkan perkembangan trombosit karena mengandung komponen gizi yang lengkap.

CGF ini secara alami mampu mengoptimalkan pertumbuhan sel, meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta mempercepat penyembuhan luka. Dari hasil pengujian klinis secara langsung terhadap penderita DBD di Bogor, CGF terbukti dapat mempercepat proses penyembuhan, khususnya dalam meningkatkan jumlah trombosit. Selain itu, pemberian Wakasa Gold dan W Sun Wakasa terbukti pula memperpendek masa opname bagi pasien DBD yang dirawat di RS.

Penyakit ini menyerang sampai sepuluh hari, namun pemulihan total dapat berlangsung sebulan. Infeksi jadi berbahaya ketika pembuluh darah mulai bocor dan terjadi pendarahan di hidung, mulut, dan gusi. Tanpa penanganan yang tepat, pembuluh darah dapat kolaps dan berakibat fatal bagi penderitanya.

Masa perawatan pasien demam berdarah yang mengonsumsi Wakasa Gold dan W Sun Wakasa dapat dipersingkat dari rata-rata lima hari menjadi dua hingga tiga hari. Trombosit yang turun drastis dapat didongkrak dalam waktu relatif cepat. Selain menaikkan kadar trombosit, pemberian ekstrak CGF dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ini juga dapat membantu menurunkan hematokrit atau kekentalan darah.

Kesembuhan yang lebih cepat pada penderita DBD setelah mengonsumsi Wakasa Gold dan W Sun Wakasa ini karena kandungan asam nukleat, asam amino dan beberapa vitamin yang terkandung di dalamnya. Asam nukleat merupakan bahan dasar pembentukan antibodi yang berperan sebagai pertahanan tubuh terhadap penyakit.

W Sun Wakasa (photo: CNI for tripriau.com)

Ekstrak CGF dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mendorong optimalisasi sintetis protein, enzim dan energi pada tingkat seluler. Disamping itu CGF merangsang perbaikan sel-sel dan jaringan dari kerusakan, meningkatkan sistem imun.

Apabila Wakasa Gold dan W Sun Wakasa dikonsumsi secara reguler dapat bermanfaat untuk memperbaiki materi genetik sel-sel manusia yang rusak, sehingga dapat digunakan sebagai obat untuk tujuan regenerasi sel-sel tubuh yang rusak. CGF sangat membantu pengobatan penderita demam berdarah, dengan konsep regenerative medicine yaitu melengkapi kebutuhan gizi secara seimbang untuk mengoptimalkan regenerasi sel.

PT CNI bekerjasama dengan Persatuan Ahli Penyakit Dalam (PAPDI) Cabang Bogor, RS. Karya Bhakti, Fakultas Ekologi Manusia IPB (FEMA IPB) melakukan penelitian CGF dalam mempercepat peningkatan trombosit pada penderita demam berdarah dengue.

Pada tahap awal penelitian dimulai dengan pengujian preklinik. Penelitian dilakukan terhadap pasien demam berdarah di Rumah Sakit Karya Bhakti Bogor. Dan ini adalah penelitian CGF pertama di dunia untuk masalah penyakit tropis.

Dalam uji klinik pada penelitian tersebut bertujuan untuk menilai efektivitas pemberian CGF dalam penyembuhan penderita DBD serta menilai perbaikan dalam perembesan vaskuler, dengan mengevaluasi penurunan hemokonsentrasi, peningkatan jumlah trombosit dan perbaikan klinik. Selain itu juga untuk menilai apakah dengan perlakuan pemberian CGF dapat menjawab manfaat CGF dalam memperpendek masa penyembuhan penderita DBD.

CGF dalam Wakasa Gold dan W Sun Wakasa mengandung berbagai macam komponen diantaranya yang berkhasiat mengatasi DBD adalah sekelompok senyawa unik yang hanya terdapat pada nukleus chlorella, merupakan 18 % dari berat totalnya. CGF sangat kaya akan asam nukleat dan senyawa lain seperti asam amino, peptida, vitamin, mineral, polisakarida, glikoprotein dan beta glukan.

Head of Product Marketing Department PT CNI Lingke Tirtakencana menjelaskan, CNI memiliki  komitmen untuk terus mendorong terciptanya masyarakat yang sehat. “CNI sejak awal berdiri fokus pada peningkatan aspek kesehatan masyarakat. Oleh karena itu, kami akan terus menghadirkan dan menyediakan produk-produk suplement kesehatan yang berkualitas untuk kesehatan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Lingke dalam siaran persnya, Rabu (27/1/2016)

Lingke juga menyarankan untuk secepatnya mengonsumsi Wakasa Gold dan W Sun Wakasa jika sudah dinyatakan positif menderita penyakit DBD melalui pemeriksaan laboratorium. Dalam banyak kasus, penyembuhan pasien menjadi lebih cepat dibandingkan dengan pasien yang tidak mengonsumsinya.

“Konsumsilah 30ml Wakasa Gold atau 15ml W Sun Wakasa dua kali dalam sehari untuk mempercepat proses penyembuhan,” ujar Lingke.

Lingke juga memberikan beberapa tips dalam mencegah penyakit DBD, Nyamuk  Aedes Aegypti hanya menggigit pada jam-jam tertentu sekitar pukul 06.00 – 09.00 dan 15.00 – 17.00. Ketika imunitas tubuh sedang tidak baik, akan mudah tertular virus yang dibawa nyamuk tersebut.

“Usahakan untuk tidak tidur pada jam-jam tersebut. Jika Anda memang harus tidur, gunakan kelambu agar nyamuk tak menggigit Anda. Selain itu, konsumsilah CNI Ester-C Plus dan Sun Chlorella setiap hari dengan dosis yang tepat sehingga tubuh Anda akan selalu fit sehingga virus tidak mudah menyerang Anda. Menjaga kebersihan lingkungan sekitar juga merupakan hal penting untuk mencegah perkembangan nyamuk,” saran Lingke. 

Lingke berharap masyarakat mengetahui pentingnya mengonsumsi suplemen makanan dan minuman untuk mendukung kesehatan dan membantu dalam penyembuhan penyakit.

“Maraknya penyakit DBD yang menyerang  masarakat kali ini sudah sangat memprihatinkan. CNI dengan produk-produknya yang berkualitas ingin berpartisipasi aktif untuk membantu meningkatkan kesehatan, kualitas hidup serta kesejahterahan masyarakat,” ujar Lingke.(rls)



Tags:  -