FIRA, Sistem Operasi Besutan Polytron

By Trip Riau  |  30 Januari 2016 17:22:19 WIB  |  Business

FIRA, OS (Sistem Operasi) besutan Polytron (photo: Polytron for tripriau.com)

Jakarta, tripriau.com- Serius di lini mobile phone, Polytron terus melakukan inovasi. Bertempat di Kuningan City Mall pada 28 Januari 2016 lalu, Polytron mengenalkan kepada publik perangkat lunak miliknya yang telah dibuat dan dikembangkan oleh putra-putri Indonesia dengan nama FIRA OS (sistem operasi).

Berdasarkan ketentuan dari pemerintah bahwa Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) pada device smartphone harus dinaikkan pada tahun 2017, maka dari keseluruhan poin dalam unsur TKDN tersebut terdapat dua hal. Pertama, 80 persen dari sisi kandungan komponen, produksi dan investasi. Dan poin kedua adalah, 20 persen lainnya dari sisi pengembangan.

"Polytron ingin namanya makin dikenal dengan ekpansinya di jajaran mobile phone, hal ini tentunya perlu pembuktian kepada publik. Setelah melakukan investasi dengan membuat lini produksi di dalam negeri untuk meraih sertifikasi TKDN, Polytron meningkatkan layanan smartphone produksinya dengan mengembangkan perangkat lunak," tutur Eben Haezar selaku perwakilan dari Polytron.

Berkantor di area Jakarta Pusat, FIRA dibangun dan dikembangkan oleh Polytron tanpa ada tenaga asing.
"Disini Polytron membuktikan bahwa selain produksi handset dengan kandungan komponen dalam negeri, Polytron juga concern di sisi pengembangan software,” tambah Eben.

FIRA memiliki beberapa fitur berbeda dari pada user interface lainnya. Misalnya, FIRA Check Pulsa yaitu aplikasi bawaan yang secara sistematis terpampang sebagai fitur untuk mengetahui sisa pulsa. ,FIRA Pay sebagai fitur untuk melakukan pembayaran. FIRA Store sebagai fitur belanja. FIRA Directory sebagai fitur untuk mendapatkan informasi lokasi dan kontak, dan masih banyak lagi yang lainnya. Untuk memudahkan penggunaan smartphone Polytron juga merilis portalnya dengan berbagai informasi mengenai aplikasi sistem operasi ini di www.fira.id.

5 tipe seri Zap 6 terbaru yaitu, Posh Note (4G551), Posh (4G501), Note (4G550), Cleo (4G500) dan Power (4G502) yang disimbolkan dengan 5 tokoh superhero (photo: Polytron for tripriau.com)

FIRA disematkan didalam smartphone terbarunya dengan nama Zap 6 yang merupakan generasi lanjutan dari Zap 5. Dalam seri Zap 6 terdapat lima tipe yaitu Posh Note (4G551), Posh (4G501), Note (4G550), Cleo (4G500) dan Power (4G502). Kelima tipe tersebut disimbolkan dengan 5 tokoh superhero berbeda yang memiliki keistimewaannya masing-masing.

Dari segi desain dan material, Zap 6 terbilang premium. Untuk seri tertentu, Zap 6 bermateri alcover berbahan metal yang tahan pecah dan kaca/layar yang tajam dan anti gores.

Seri Cleo, Polytron telah memasarkannya sejak Desember 2015 di toko-toko online. Seri Cleo 4G500 dilengkapi dengan prosesor Qualcomm Snapdragon MSM 8916 Quadcore 64 Bit, dengan space memori sebesar 16 GB ROM dan 2 GB RAM.

Untuk streaming dan game online dipastikan makin lancar dengan Cleo karena Cleo di support dengan fasilitas 4G LTE, dengan kecepatan hingga 150 MBPs. Sedangkan untuk dua tipe (Posh Note dan Note) pada promo masa launching, Polytron hanya bekerjasama dengan blibli.com

Polytron membuka masa pre order kedua tipe tersebut dengan harga berbeda. Posh dipasarkan dengan harga Rp 1.699.000 dan Posh Note dengan harga Rp 1.899.000. Secara ekslusif pre order di buka di blibli.com mulai 28 Januari hingga 17 Februari 2016, dengan bonus pembelian kartu perdana dari Indosat dan Micro SD.

"Harapannya, dengan di luncurkannya sistem operasi FIRA dapat memudahkan pelanggan dalam penggunaan smartphone agar menjadi lebih baik”, tambah Shasa Eva Marisah selaku Public Relations dari Polytron.

Dalam masa dua minggu pre order, Polytron menargetkan 4000 unit dapat terjual di blibli.com. (rls)



Tags:  -