Vivien: Mainan Masa Kecil yang Bikin Telat Pulang ke Rumah

By Trip Riau  |  01 Februari 2016 12:58:56 WIB  |  News

Vivien bersama anggota Ikatan Bujang Dara Pekanbaru sedang mencoba salah satu permainan masa kecil di acara Dimensi Tempo Doeloe. Foto: Rio Sunera / tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Upaya mengenalkan mainan tradisional melalui kegiatan ‘’Dimensi Tempo Doeloe’’ yang dilakukan oleh Sekolah Tinggi Pariwisata Riau, tak hanya disambut antusias anak-anak kecil. Tapi, juga orang dewasa yang tumbuh besar di zaman itu.

Salah satunya eks Putri Pariwisata Riau Vivien Anjadi Suwito. Vivien yang sempat hadir ke acara yang digelar Ahad (31/1) kemarin, mengaku sangat senang dengan adanya kegiatan ini. ‘’Seneng banget, karena banyak banget permainannya,’’ katanya.

Dia pun sempat sedikit mengenang masa kecilnya dulu di Sungai Guntung, Kateman, Indragiri Hilir. ‘’Permainan-permainan ini yang dulu selalu bikin aku telat pulang ke rumah,’’ katanya tertawa.

Diantara banyak permainan masa kecil, Engkakan atau Setatak merupakan jenis permainan yang paling sering dia mainkan bersama teman-temannya.

(Baca juga ''Dimensi Tempo Doeloe'', Merawat Budaya Mengembangkan Pariwisata)

Vivien juga bercerita tentang jajanan masa kecil yang masih membekas diingatannya, yakni Borobudur.

‘’Sampe sekarang aku gak tau apa hubungan candi (Borobudur) sama jajanan bulat kecil-kecil itu,’’ katanya sambil tertawa lepas.

Dia masih ingat, dulu, cara makan jajanan ini dengan dilempar ke atas sambil membuka mulut.

‘’Trus, dulu, cara makannya dilempar ke atas sambil buka mulut,’’ katanya mengenang jajanan yang dulu sempat sangat populer ini.    

Pada acara ‘’Dimensi Tempo Doeloe’’ yang digelar di taman bermain Putri Kaca Mayang ini, Vivien bersama anggota Ikatan Bujang Dara Pekanbaru juga sempat mencoba beberapa permainan yang ditampilkan.

‘’Kita yang benar-benar ngakak, ketawa. Dulu, pernah merasa di zaman itu. Jadi, nostalgia kembali,’’ ungkap presenter di salah satu televisi lokal ini.  

Vivien mengaku, kegiatan memperkenalkan kembali permainan serta jajanan tempo dulu ini sangat bagus. ‘’Supaya mereka (anak-anak sekarang) tidak terlalu ‘buta’ dengan permainan tempo dulu,’’ jelasnya.

Mahasiswi Universitas Riau ini menambahkan, banyak orang sekarang lupa dengan keberadaan objek wisata Putri Kaca Mayang.

‘’Tapi, dengan kegiatan ini, justru orang kembali tertarik datang dan menyaksikan acara-acara yang mengingatkan kita akan masa kanak-kanak dulu,’’ katanya kepada tripriau.com.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -