4 Street Food Jalan Sudirman Pekanbaru yang Wajib Dicoba

By Trip Riau  |  03 Februari 2016 17:18:48 WIB  |  City Guide

Sup Kaki Kambing Pak Kumis yang berada di Jalan Sudirman ujung, tepatnya di persimpangan Jalan Khadijah Ali, arah Pelita Pantai. Foto doc. tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Hai Tripers, jalan-jalan keliling Pekanbaru di malam hari pasti tak lengkap bila belum mencicipi aneka kuliner pinggir jalannya.

Kuliner pinggir jalan atau street food selama ini memang memiliki cita rasa menggoda. Selain itu, street food juga asik dijadikan tempat nongkrong. 

Pekanbaru yang identik sebagai kota perdagangan, ternyata juga menyimpan beragam kuliner pinggir jalan (Street Food) yang enak. Terutama, beberapa street food yang berada di jalan protokal di kota ini, yakni Jalan Sudirman.
Berikut kami sajikan 4 street food Jalan Sudirman yang wajib dicoba:

1.Kue Pukis PadusariKue panggang ini menjadi kudapan favorit yang banyak diburu orang di Pekanbaru. Foto: A. Ronny / tripriau.com

Tiap hari, kue yang dijual dengan konsep gerobak ini bisa ditemukan di pedestrian dekat Mal Pekanbaru, mulai jam 5 sore sampai 11 malam.
Pukis Padusari memang dikenal lezat. Tak heran, kue panggang hangat satu ini menjadi kudapan favorit yang banyak diburu orang.

Tekstur yang empuk dengan paduan rasa manis dan gurih memberikan sensasi berbeda saat mencicipinya. Sangat pas sebagai teman minum kopi atau teh. Aroma wangi yang keluar dari kue ini membuat kita selalu tergoda untuk menikmatinya.

Sepotong kue Pukis Padusari takkan cukup mengobati rasa penasaran akan kudapan enak berbahan dasar terigu, telur dan mentega ini.

Kue Pukis ini bisa dipesan dan dibawa pulang dalam kemasan kotak. Perkotaknya biasa diisi 10, 15 hingga 20 buah pukis hangat. Perbuahnya dijual seharga Rp 1.500.

Pukis Padusari ini terdiri dari berbagai varian rasa. Diantaranya, strawbery, pisang, nangka, coklat, pandan, nenas, kacang, kismis, jagung, keju dan nutella.

Oh ya, menikmati kue pukis langsung di tempat alias on the spot, juga tak kalah mengasikkan. Kita bisa menyantapnya dalam keadaan hangat. Jangan khawatir, banyak tempat duduk berjejer di sekitar pedestrian ini. Tinggal pilih.

Mencicipi pukis lezat sambil menikmati suasana malam Pekanbaru, tentu bisa menjadi pilihan menarik untuk mengisi aktivitas di malam hari. (Baca juga: Mencicipi Pukis Padusari, Street Food Favorit di Pekanbaru) 

2.Miso KriukMieso Ceker dengan sensasi kriuk. Foto: A. Ronny/tripriau.com

Salah satu yang wajib dicoba adalah Mieso Ceker Kriuk Putra Jaya. Lokasinya persis di seberang Kantor Cabang BRI. Tiap malam tempat makan satu ini selalu ‘’dijubeli’’ pengunjung. Saking ramainya, mieso ini biasanya sudah ludes jam 9 malam.

Mieso Ceker Kriuk ini memang terlihat seperti mieso pada umumnya, dengan isian mi kuning, mi putih, suiran ayam, dan taburan daun bawang serta bawang goreng yang disiram dengan kaldu.

Namun, sesuai dengan namanya, yang spesial dari mieso ini adalah ceker ayam kriuknya yang krenyes saat dimakan. Ceker kriuk ini adalah bagian kaki yang biasa disebut ceker yang digoreng kering. Sensasi ceker kriuk ini yang menambah lezat Mieso Putra Jaya ini. Meski disiram kaldu panas tapi ceker kriuknya akan terus memberikan sensasi krenyes-krenyes.

Semangkuk Mieso Ceker Kriuk ini bisa kita santap dengan mengeluarkan uang Rp 12 ribu. Mieso Ceker Kriuk Putra Jaya ini biasanya buka mulai jam 6 petang. (Baca Juga: Mieso Ceker Kriuk, Street Food Menggoda di Jantung Pekanbaru )

3.Martabak Radar Siang MalamMartabak Radar Siang Malam salah satu kuliner legendaris, sudah ada sejak tahun 80an. Foto: A. Ronny/tripriau.com

Martabak merupakan salah satu kuliner yang sudah sangat familiar bagi orang Indonesia. Hampir semua orang menyukai makanan satu ini.

Kalau sedang berada di Jalan Sudirman, Pekanbaru rasanya belum lengkap kalau belum mencicipi lezatnya martabak Radar Siang Malam. Martabak Radar Siang Malam ini salah satu kuliner legendaris dan sangat terkenal di Pekanbaru. Sudah ada di Kota Bertuah sejak tahun 80an.

Salah satu yang paling menarik dari Radar Siang Malam ini adalah tempat dan suasananya. Lokasinya sangat strategis, berada di Jalan Sudirman, persisnya depan Plaza Sukaramai.

Martabak Radar ini memiliki citarasa istimewa. Martabak Radar, seperti martabak lainnya sangat khas karena perpaduan rasa lokal seperti daging yang sudah direndang ditambah kuahnya yang encer dengan campuran irisan cabe rawit, daun bawang, irisan bawang merah serta tomat.

Selain depan Plaza Sukaramai, Martabak Radar juga buka dibeberapa tempat. Antara lain, Jalan Sudirman (Pertigaan Hang Tuah) dan Jalan Soebrantas No.76, Panam. Martabak Radar Siang malam ini buka dari jam 5 sore sampai jam 2 malam. (Baca juga: Inilah Martabak Radar, ‘’Si Legendaris’’ dari Pekanbaru)

4.Sup Kaki Kambing Pak KumisSup Kaki Kaqmbing Pak Kumis dengan tekstur daging yang lembut ditambah campuran susu untuk kuah yang menambah cita rasa. Foto: Abdul Ronny/tripriau.com

Sup Kaki Kambing Pak Kumis ini merupakan salah satu tempat makan yang menawarkan sajian utama daging kambing.  Lokasinya di Jalan Sudirman ujung, tepatnya di persimpangan Jalan Khadijah Ali, arah Pelita Pantai. Di Pekanbaru, memang tak banyak tempat makan yang menawarkan sajian serupa.

Seperti kebanyakan street food malam hari di Pekanbaru, tempat makan satu ini juga mengusung konsep warung tenda dengan jejeran meja kursi yang terbuat dari kayu. Meski tampak sederhana, tiap malam Sup Kaki Kambing ini selalu dipadati pengunjung.

Sup Kaki Kambing Pak Kumis ini disajikan dengan cara unik. Pengunjung bisa memilih dan mengambil sendiri potongan-potongan daging kambing berupa kaki dan jeroan yang akan disantap. Potongan daging kambing ini disajikan di dalam wadah berupa baskom yang tersaji di atas meja.

Untuk seporsi sup kaki kambing hangat pengunjung bisa mengambil sebanyak 5 potong daging. Daging yang kita pilih kemudian diolah dengan teknik dan campuran rempah khas Sup Kaki Kambing Pak Kumis ini.

Sup Kaki Kambing ini memang memiliki cita rasa istimewa. Sup kaki kambing ini menggunakan susu sebagai campuran kuahnya. Bukan santan. Campuran susu ini membuat cita rasa sup ini makin kuat dan gurih. (Baca juga: Sup Kaki Kambing, Street Food Wajib di Kala Malam)



Tags:  -