Wisata Sehari di Siak Sri Indrapura, Ini Panduannya

By Trip Riau  |  09 Februari 2016 21:58:10 WIB  |  Wisata Riau

Istana Siak di foto dari atas

Tripriau.com – Melancong ke kota Siak Sri Indrapura bisa menjadi pengalaman seru dan mengesankan. Anda bisa menyusuri objek-objek wisata di kota ini meski memiliki waktu traveling yang singkat, yakni sehari.

Identitas Siak sebagai kota wisata begitu terasa. Tata kotanya rapi dan bersih. Pohon-pohon yang sebagian batangnya dicat warna-warni berbaris rapi menjadi peneduh. Bangku-bangku dan taman terlihat hampir di tiap sudut kota. Tak susah hanya untuk sekedar mencari tempat bersantai di negeri istana.

Arsitektur bangunan di kota ini juga terlihat anggun dan megah. Menarik untuk dijadikan objek foto-foto. Dari Kota Pekanbaru, Siak Sri Indrapura bisa ditempuh cuma 1,5 – 2 jam perjalanan melewati jalur darat. Jalan aspalnya mulus.

Siak Sri Indrapura memiliki banyak sekali objek wisata atau tempat rekreasi yang menarik didatangi. Mulai dari wisata sejarah hingga wisata budaya.

Nah, bagi Anda yang ingin merasakan city tour di Siak Sri Indrapura inilah itinerary-nya:

 

1. Istana Siak

Istana Siak dibangun pada tahun 1889 pada masa pemerintahan Sultan Syarif Hasyim. Pembangunannya dilakukan oleh seorang arsitek berkebangsaan Jerman dan selesai pada 1893. Bangunannya bernuansa Arab, Melayu dan Eropa. Orang Eropa menyebutnya dengan “Istana Matahari Timur’’. Dulunya, istana ini digunakan sebagai kediaman resmi Sultan Siak.

Seiring dengan berakhirnya Kerajaan Siak, istana ini kini difungsikan sebagai objek wisata. Dan sekarang menjadi ikon pariwisata Siak. Di tempat ini pengunjung bisa melihat berbagai benda sejarah peninggalan kesultanan Siak. Pengunjung juga bisa melihat kebesaran Kerajaan Siak pada masa jayanya.

Salah satu benda bersejarah yang bisa dilihat saat mengunjungi istana ini adalah Komet, yakni sejenis alat musik gramophon yang terbuat dari baja. Alat musik ini cuma ada 2 di dunia, yakni di negeri asalnya Jerman dan Istana Siak ini.

Komet ini berisikan musik-musik instrumental klasik karya komposer-komposer terkenal dunia seperti Bethoveen, Mozart, dan Strauss.

Untuk masuk ke kawasan istana pengunjung akan dikenai tiket masuk. Untuk wisatawan domestik sebesar Rp 3 ribu (dewasa) dan Rp 2 ribu (anak-anak). Sementara wisatawan mancanegara dikenai tiket masuk sebesar Rp 10 ribu dan Rp 5 ribu masing-masing untuk dewasa dan anak-anak.

 

2. Kuliner Melayu di Rumah Makan Wan Syafariah

Saat jam makan siang tiba, pilihan terbaik adalah menikmati sajian kuliner Melayu, sebagaimana identitas asli Siak Sri Indrapura.

Anda bisa mencicipi lezatnya cita rasa kuliner Melayu di rumah makan Wan Syafariah. Ini salah satu tempat makan yang cukup terkenal di kota Siak Sri Indrapura. Berada di simpang Jalan Koto Tinggi, tak jauh dari Istana Siak.

Beragam hidangan Melayu mulai dari Asam Pedas Ikan Tapah, Gulai Siput, Udang Galah Goreng, hingga Asam Pedas Baung Bisa dinikmati di sini.

 

3. Chinatown

Siak Sri Indrapura juga memiliki Chinatown atau kampung pecinan. Letaknya juga tak jauh dari Istana Siak, persisnya di Jalan Sultan Ismail. Anda bisa menyusuri kawasan ini dengan berjalan kaki. Melihat-lihat bangunan-bangunan ruko tua yang berwarna serba merah.

Di kawasan ini anda juga bisa berkunjung ke kelenteng bersejarah di kota Siak, yakni Hock Siu kiong. Kelenteng ini menjadi ikon wisata sejarah di Kabupaten Siak karen usianya yang sudah mencapai ratusan tahun.

Lelah berjalan kaki, anda bisa mampir sejenak di kedai-kedai kopi milik warga Tionghoa yang bertebaran di kawasan ini.

 

4. Jembatan Ratu Agung Sultanah Latifah

Jembatan Ratu Agung Sultanah Latifah juga menjadi salah satu ikon Kabupaten Siak. Jembatan yang diresmikan oleh Presiden SBY pada tahun 2002 ini berdiri indah membelah sungai terdalam di Indonesia, yakni Sungai Siak.

Panjang jembatan ini mencapai 1.196 meter. Sementara lebar 16,95 meter dengan trotoar di sisi kiri dan kanan masing-masing selebar 2,25 meter. Jembatan ini ditopang oleh dua menara di sisi kedua tepi jembatan setinggi 80 meter.

Pada sore hari jembatan ini selalu ramai oleh orang-orang yang ingin menikmati keindahan dan kemegahan jembatan ini. Sementara malam hari, jembatan ini terlihat cantik dengan ornamen lampu warna-warni.

 

5. Taman Lalu Lintas Tanjung Agung

Di Siak Sri Indrapura kita juga bisa mengunjungi Taman Lalu Lintas Tanjung Agung. Selain sebagai objek wisata, taman ini juga menjadi sarana edukasi tentang rambu-rambu dan tertib lalu-lintas.

Bagi anda yang datang bersama anak-anak tentunya taman lalu lintas sangat sayang untuk dilewatkan. Di taman ini anak-anak bisa mengetahui beragam rambu lalu-lintas dan kedisiplinan jalan raya. Tak hanya anak-anak, tiap sore tempat ini juga selalu ramai dikunjungi.

Di tempat ini, selain belajar tentang lalu-lintas pengunjung juga dapat bermain, karena cukup banyak wahana permainan yang disediakan di sini. Lokasi Taman Lalu-lintas Tanjung Agung ini berada di komplek perkantoran Bupati Siak di Tanjung Agung.

 

6. Waterfront City

Saat sore hari, Waterfront City di tepian Sungai Siak jadi destinasi yang wajib didatangi. Konsep kota berbasis wisata air di Siak Sri Indrapura ini sangat cantik.

Taman berhias lampu ini sangat cantik di kala malam. Di tempat ini juga banyak disediakan bangku-bangku sekedar tempat bersantai.

Keberadaan Waterfront City, juga nantinya juga akan kembali menghidupkan kebiasaan masyarakat Siak tempo dulu dalam bertransportasi, yakni menggunakan sampan atau perahu dayung. Untuk mendukung hal ini, di areal Waterfront City nantinya juga akan dibangun dermaga apung.

Foto-foto: Abdul Ronny

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -