Geliat Wisata Siak: Tak Perlu Lagi ke Seine atau Liong Perancis

By Trip Riau  |  11 Februari 2016 15:30:34 WIB  |  Wisata Riau

Waterfront city Siak yang saat ini menjadi daya tarik wisatawan. Foto: Abdul Ronny / tripriau.com

Siak, tripriau.com  - Tidak lama lagi Anda tak perlu jauh-jauh datang ke Sungai Seine di Paris, Perancis, demi menikmati keindahan Jardin Tino Rossi Garden. Taman mungil yang membentang sekitar 600 meter di tepian Sungai Seine itu.  

Sebab tahun ini, Pemerintah Kabupaten Siak akan membangun turap indah sepanjang 471 meter lebih.Turap ini akan melengkapi turap yang sudah dibangun sebelumnya sepanjang 400 meter di kawasan kampung dalam hingga pasar lama.

Jika semuanya sudah rampung, Anda bakal bisa jalan santai menikmati alam dari kawasan Kampung Dalam di bagian Timur tadi, sampai ke Masjid Syahabuddin di bagian Barat.  Dipastikan kawasan ini bakal lebih indah dari Jardin Tino Rossi Garden. 

Turap sepanjang 471 meter ini akan dibagi dalam lima bagian.

Bupati Siak Syamsuar tengah membahas pembangunan Kota Siak dengan sejumlah pemangku kepentingan di  komplek rumah dinas Bupati Siak di kawasan Jalan Raja Kecik, Siak Sri Indrapura. Foto: Humas Pemkab Siak for tripriau.com

Bagian pertama adalah Plaza utama berbentuk lingkaran dengan diameter 82,64 meter. Plaza ini dibikin lebih tinggi 60 sentimeter dari permukaan jalur pedestrian. Biar orang lebih leluasa memandang.   

Bagian dua, jalur pedestrian yang terhubung langsung ke turap yang 400 meter tadi. Lebarnya dibikin hingga 12 meter. Biar orang lebih leluasa pula melakukan aktifitas. 

Dari sambungan ujung turap yang 400 meter tadi, jalur pedestrian ini memanjang hingga ke Suak Masjid Syahabuddin sejauh 235,55 meter. 

Di bagian tiga bakal ada tugu peringatan peristiwa bersejarah, sebagai tanda bersatunya Kerajaan Siak dengan NKRI. 

Sementara di bagian empat bakal ada mini plaza untuk tempat transit orang dari pedestrian. Baik dari arah timur maupun barat. Mini plaza ini dilengkapi jembatan klasik sepanjang 10,5 meter dan lebar 5 meter. 

Di sini juga akan dibangun gardu pandang berdiamater 20 meter dan tinggi 7 meter. Terus, dekat gardu pandang ini juga dibikin floating dock sepanjang 40 meter dan lebar 4 meter.

Terakhir dibagian lima, ada information center, pos jaga dan toilet. 

Demi kelancaran rencana ini, Bupati Siak Syamsuar membahas ini dengan sejumlah pemangku kepentingan di Zamrud Room, komplek rumah dinas Bupati Siak di kawasan Jalan Raja Kecik, Siak Sri Indrapura. Dia ditemani Wakil Bupati Siak, Alfedri.

Taman Tengku Mahratu yang berada tidak jauh dari Istana Siak. Foto: Abdul Ronny / tripriau.com

Hadir juga sejumlah kepala SKPD dan tokoh masyarakat Siak. Mulai dari OK Nijami Jamil, Wan Abu Bakar, Zulkifli dan lainnya.  Syamsuar sengaja membahas rencana itu dengan para tokoh supaya tidak ada pantang larang yang dilanggar.

Maklum, semua ornamen yang akan dibikin di turap berbiaya total Rp40 miliar ini sangat berkaitan dengan Kerajaan Siak dan Budaya Melayu. Alhasil, para tokoh bersemangat memberikan masukan. 

Sejak jadi bupati, Syamsuar tak hanya konsen untuk memperlancar akses antar kampong, mendongkrak ekonomi masyarakat, maupun memberikan pelayanan prima di pemerintahan lewat birokrasi yang sudah ditata apik.

Tapi, dia juga serius mengurusi soal kebudayaan maupun potensi wisata yang ada di Siak. Makanya, tahun 2013 lalu dia sudah membuat grand design pengembangan kebudayaan itu.(rls) 



Tags:  -