Komunitas Biola Tembilahan: Cetak Pemain Biola tanpa Pungut ‘’Ongkos’’

By Trip Riau  |  25 Februari 2016 14:18:19 WIB  |  Community

Komunitas Biola Tembilahan terbuka untuk siapa saja, baik yang sudah bisa atau belum bisa sekalipun. Foto: Saipudin Ikhwan / tripriau.com

Tembilahan, tripriau.com - Mungkin masih sangat jarang kita melihat perkumpulan orang yang memainkan alat musik biola di Tembilahan, Inhil. Sebab, tidak seperti Jogja atau Bali yang jiwa seni masyarakatnya tinggi, dan aktivitas seniman di sana juga ramai.

Tapi, setiap Sabtu dan Minggu sore, di lapangan Lembaga Adat Melayu Riau terlihat ramai oleh Komunitas Biola Tembilahan.

Muda mudi, orang tua, dan anak-anak berkumpul untuk melihat Komunitas Biola Tembilahan tersebut.

Jelas tidak seramai di Jogja dan Bali, tapi merupakan sebuah perkembangan yang baik di dunia musik Tembilahan.

“Ide pertama muncul dari teman-teman seniman, kita melihat pemain biola di Inhil masih tergolong langka, tak jarang untuk pertunjukan-pertunjukan seni kita membawa pemain biola dari luar kota. Dari situ muncul untuk membentuk Komunitas Biola Tembilahan,” ungkap Rananda (23), Ketua Komunitas Biola Tembilahan.

“Kita ingin mengembangkan bakat-bakat seni pemuda-pemudi,  khususnya yang berminat dengan alat musik biola,” tambahnya.

Ternyata, Komunitas Biola Tembilahan terbuka untuk siapa saja, baik yang sudah bisa atau belum menguasai alat musik gesek ini.Komunitas Biola Tembilahan latihan pada Sabtu-Minggu sore pukul  15.30 WIB, di lapangan Lembaga Adat Melayu Riau. Foto: Saipudin ikhwan / tripriau.com

“Kita terbuka, bagi yang mulai dari “nol” atau belum pandai sama sekali juga kita terima, karena kita ada guru, ada Pak Amat, dan Pak Pay yang akan melatih dan mengajari dasar, di samping sesama kita saling berbagi,” kata Rananda.

Ke depan Komunitas Biola Tembilahan akan mengadakan pertunjukan orkestra di tempat-tempat terbuka.

“Insya Allah kita akan buat, pertunjukan seperti orkestra, tunggu ya kami muncul,” ujar Rananda kepada tripriau.com.

Saat ini jumlah anggota yang bergabung dengan Komunitas Biola Tembilahan ada sebelas orang. “Kita ada sebelas orang, dan beberapa hari yang lalu ada juga yang mendaftar, ya kita tunggu saja minggu depan” tambah Rananda.

Bagi anda yang ingin bergabung dengan Komunitas Biola tembilahan, bisa menghubungi Rananda Rustiandi, atau langsung datang pada saat Komunitas Biola Tembilahan latihan, yakni Sabtu-Minggu sore pukul  15.30 WIB, di lapangan Lembaga Adat Melayu Riau. 

 “Untuk diketahui, pembelajaran dan pelatihan kita tidak memungut biaya, kita belajar gratis, ingat itu, yang penting ada kemauan,” tambah Rananda.

Penulis: Saipuddin Ikhwan

Editor: Rio Sunera



Tags:  -