Cara Anak Muda Promosikan Pariwisata Riau

By Trip Riau  |  26 Februari 2016 11:41:55 WIB  |  -

Rahayu Kuntum Melati Dara Riau 2015. Foto: Abdul Ronny / tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Senyum terus mengembang di wajah Rahayu Kuntum Melati saat ngobrol santai dengan tripriau.com di Cerita Baru Center, Kantor Disparekraf Riau, beberapa waktu lalu. Di kesempatan itu, dia berbagi pandangan tentang pariwisata di Riau, sebuah dunia yang relatif baru baginya.

Sejak menyandang gelar sebagai Dara Riau 2015, gadis manis ini memang makin sering bersentuhan dengan dunia pariwisata.

Sebagai duta wisata, Rahayu juga sudah ikut terlibat membantu promosi pariwisata Riau. Apalagi, Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif tengah serius mengembangkan sektor pariwisata.

Salah satu aktivitas wanita kelahiran Pangkalan Kerinci, Pelalawan ini bisa dilihat di social media instagram. Di media berbagi foto itu dia cukup aktif memposting foto-foto objek wisata di Riau. 

Beragam foto objek wisata Riau sering dibagikannya. Mulai dari Taman Nasional Tesso Nilo, Bono di Pelalawan, hingga yang terbaru foto Festival Perang Air atau Chian Cui di Selatpanjang.  

Alumnus Akademi Komunitas Negeri Pelalawan itu menyampaikan, anak muda memainkan peran cukup penting dalam mempromosikan potensi pariwisata Riau. Dan anak muda punya cara sendiri dalam mempromosikan pariwisata.

Alasannya, di era digital saat ini anak muda begitu menggandrungi yang namanya social media. ‘’Social media menjadi sarana efektif saat ini untuk menjadi media promosi. Apalagi, fenomena hadirnya instagram bisa dimanfaatkan,’’ tuturnya.  

Berbagi foto di instagram merupakan salah satu cara Rahayu Kuntum Melati mengenalkan pariwisata Riau. Foto: Abdul Ronny/tripriau.com

Banyak cara yang dilakukan anak muda dalam mempromosikan pariwisata Riau. Biasanya  melalui media sosial, berbagi foto dan video.

‘’Kita promosikan Riau dengan cara seperti ini dulu,’’ kata pemilik akun instagram @rahayukuntummelati ini.

‘’Bersama teman-teman di Ikatan Bujang Dara, kita juga punya hastag #saye suke. Apapun yang dilakukan, lagi ngapain, misalnya lagi makan Lopek Bugi di Kampar atau lagi di Istana Siak, itu kita usahakan untuk memberitahu di media sosial. Dari situ semua pemasaran dimulai,’’ imbuh dara 21 tahun ini kepada tripriau.com.  

Dia memberi contoh lain tentang peran serta anak muda memajukan sektor pariwisata. Salah satunya yang dilakukan anak muda di Pelalawan dengan membuat Komunitas Bono, yang bertujuan untuk mengenalkan destinasi tersebut.

‘’Aksi kecil tapi punya dampak besar,’’ sebutnya.

Wanita berhijab ini mengaku, setelah berkecimpung di dunia pariwisata dia baru sadar, bahwa Riau menyimpan banyak potensi di sektor ini.

 ‘’Ternyata setelah terjun di pariwisata banyak objek wisata yang bisa digali dan punya nilai jual. Yang uda siap dan punya sapta pesona, serta bisa diangkat,’’ katanya.

Dia menyebut Istana Siak dan Taman Nasional Tesso Nilo sebagai salah satu destinasi yang sudah layak jual. ‘’Karena tempat-tempat ini kan juga sudah didatangi wisatawan mancanegara,’’ tuturnya.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -