Advertorial

Permudah Komunikasi, Walikota Pekanbaru Buka Akses Akun Pribadi di FB dan Twitter

By Trip Riau  |  10 Maret 2016 13:16:47 WIB  |  News

Capture fanspage Facebook Walikota Pekanbaru.

PEKANBARU - Walikota Pekanbaru, DR H Firdaus MT sudah miliki akun pribadi media sosial Facebook dan Twitter. Untuk di Facebook menggunakan alamat Fanpage @DR. H. Firdaus, MT, sementara di Twitter dengan nama akun @BangFirdausMT.

"Alhamdulillah respon masyarakat cukup tinggi dan bagus sekali. Kedua media sosial ini memang terobosan baru untuk membangun komunikasi yang lebih inten dengan masyarakat," ujar Firdaus.

Dalam pengelolaannya, Firdaus memang dibantu tim admin. Namun untuk menjawab berbagai respon netizen, ia yang langsung turun tangan. "Untuk akun ini, langsung dibawah pengawasan saya, karena memang atas nama pribadi," katanya.

Untuk Fanpage @DR. H. Firdaus, MT kini sudah dilike lebih 12 ribu akun. Kemudian setiap posting yang diupload, respon masyarakat juga cukup tinggi, yang ditandai like akun ada yang mencapai angka ribuan. "Ini juga menjadi bukti bahwa masyarakat kita sudah cukup melek teknologi," ujarnya.

Diakui, respon masyarakat beragam. Ada dukungan, kritikan dan tidak sedikit berbagai masukan. Kemudian responnya ada yang langsung lewat beranda dan tidak sedikit juga disampaikan lewat fasilifas mesenger.

"Bagi saya semuanya positif. Tapi memang tidak semua pertanyaan dapat saya respon satu persatu, namun bukan berarti saya abaikan. Jika yang muncul sifatnya masukan dan penting, maka itu akan menjadi catatan untuk saya tindaklanjuti," ujarnya.

Menurut Firdaus, lewat kedua akunnya ini, banyak manfaat yang didapat, di antaranya semakin memudahkannya merangkum ragam informasi. Bahkan informasi yang didapat langsung dari masyarakat akar rumput.

"Ternyata banyak informasi yang tidak saya dapatkan dari SKPD, tapi malah saya dapatkan dari akun ini dan informasinya masih original, tanpa polesan ABS (Asal Bapak Senang), walaupun terkadang cukup membuat kuping panas," tambahnya.

Terlepas dari itu, harap dimaklumi juga bahwa, dengan berbagai kesibukan dan keterbatasan waktu, komunikasi dua arah tidak dapat dilakukannya maksimal. "Terkadang saya hanya sempat membaca dan kemudian menjadi catatan internal," bebernya.

Kendati demikian, pada saat senggang, biasanya menjelang tidur, ia akan usahakan menjawab dan merespon, walaupun tidak semuanya. "Tapi jika ada yang tidak saya respon, saya harap tidak berkecil hati, karena tetap menjadi catatan penting," katanya.

Sumber: Pekanbaru.go.id

Editor: Rio Sunera



Tags:  -