Kerjasama Bekraf dan Pemerintah Daerah

Potensi Ekonomi Kreatif Siak Bakal Semakin Tergarap

By Trip Riau  |  16 Maret 2016 13:44:38 WIB  |  News

Penjual cindermata di komplek Istana Siak. Foto: Abdul Ronny/tripriau.com

Siak, tripriau.com – Peluang Siak untuk mengembangkan ekonomi kreatif (ekraf) yang selama ini sudah digeber, kian terbuka lebar. Sebab, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) RI sudah membuat komitmen untuk bekerja sama dengan daerah demi mengembangkan ekonomi kreatif.

Agar kerja sama itu terarah dan maksimal, Selasa (15/3) kemarin, digelar rapat koordinasi dan perumusan pola kerjasama ekonomi kreatif antara Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dengan pemerintah daerah di Royal Kuningan Hotel, Jakarta Selatan.

Ketua Bekraf, Triawan Munaf, yang membuka langsung acara itu menyampaikan, “Kita berharap segera membikin regulasi yang pas untuk untuk penyelenggaraan ekonomi kreatif ini. Regulasi dan memorandum yang workable,” kata Triawan.

Wakil Bupati Siak, Alfedri, yang ikut dalam rapat itu kemudian membeberkan sejumlah potensi di Siak yang bisa digarap lewat ekonomi kreatif. Salah satunya adalah tenun Siak.

“Meski sebenarnya masih banyak lagi yang lain. Termasuk miniatur istana dan peninggalan sejarah lainnya yang sangat menjual,” katanya. Jika regulasi dan memorandum sudah beres dengan kerja sama berjalan, Alfedri yakin ekonomi kreatif di Siak akan semakin menggeliat.

“Soal produksi, saya pikir kita sudah memulai. Bahkan kita sudah menyiapkan banyak fasilitas untuk itu. Mulai dari balai pelatihan hingga pinjaman modal. Tapi soal pemasaran, ini yang menjadi kendala. Kita berharap lewat Bekraf, persoalan pemasaran akan bisa teratasi,” kata Alfedri.

Sebelumnya, dalam Forum Konsultasi Publik Rancangan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) di ruang rapat Raja Indra Pahlawan, Kantor Bupati Siak, Bupati Siak, Syamsuar, kembali menyemangati masyarakat untuk mengembangkan jiwa entrepreneur . 

Tujuannya, selain akan membuka lapangan pekerjaan baru, masyarakat akan lebih leluasa untuk menggarap peluang usaha yang ada.

“Jangan malah ingin jadi pegawai honor yang gajinya sangat kecil dan kapan saat bisa diberhentikan,” katanya. 

Syamsuar mengaku sangat senang soal rencana kerjasama Bekraf dengan daerah. “Ini menjadi peluang yang sangat besar buat kita. Kita punya banyak potensi yang bisa dikembangkan. Tinggal lagi bagaimana kejelian dan semangat masyarakat untuk melihat peluang ini,” katanya. 

Kalau masyarakat Siak sudah mau berwirausaha dan mau pula ikut pelatihan, kata Syamsuar, ini sudah menjadi modal besar untuk menghadapi situasi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). (hms)

Editor: Rio Sunera



Tags:  -