MEA dan Peluang untuk 'Go ASEAN'

By Trip Riau  |  22 Maret 2016 16:18:10 WIB  |  News

Menghadapi MEA, pelaku usaha di daerah harus didorong untuk meningkatkan daya saing. Foto: Dok. tripriau,com

Siak, tripriau.com - Ketatnya persaingan yang muncul akibat kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA), harus dihadapi dengan sinergi yang tersistem oleh seluruh komponen kewirausahaan di daerah.

Kebijakan MEA yang sudah mulai diberlakukan, di satu sisi bisa menjadi batu sandungan bagi pelaku usaha di daerah yang tidak memiliki daya saing mumpuni.

Namun seharusnya, MEA justru menjadi peluang untuk ‘Go ASEAN’ apabila seluruh komponen di daerah mampu membentuk ekosistem kewirausahaan tersinergi.

“Insya Allah MEA justru akan menjadi peluang kita untuk ‘go ASEAN’,” kata Bupati Siak Syamsuar, saat meresmikan gedung kantor baru Bank Riau-Kepri dan Kedai Bank Riau Kepri Sabak Auh, di Siak Sri Indrapura, Senin (21/03/16) kemarin.

“Sinergi sistemik yang saya maksudkan, pengembangan sektor kewirausahaan di daerah, harus melibatkan secara menyeluruh stakeholder dan ekosistem kewirausahaan, diantaranya pelaku usaha, pengambil kebijakan, akademisi, pendamping, serta organisasi yang terkait dengan kegiatan kewirausahaan termasuk perbankan di daerah,” sebut Syamsuar.

Di hadapan sejumlah tokoh penting yang hadir, antara lain Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan Riau M. Nurdin Subandi, Direktur Utama Bank Riau-Kepri Irvandi Gustari, serta Pimpinan Cabang Bank Riau-Kepri Siak Sri Indrapura Tengku Toyeb, Syamsuar menyampaikan, isu MEA menjadi kerisauan tersendiri bagi dirinya.

Beberapa bulan terakhir, Syamsuar makin rajin menggalang kesadaran komponen daerah untuk bersatu menyatukan persepsi dan potensi untuk perbaikan daya saing. Selain pelaku usaha, sektor perbankan kali ini menjadi ‘concern’ dia.

“Peran serta Bank Riau Kepri sebagai aset daerah amat diharapkan sebagai stimulan bagi para entrepreneur lokal untuk menguatkan daya saing. Masyarakat kita perlu terus didorong, dengan kemudahan pinjaman permodalan,” pintanya.

Kalau keunggulan potensi produk dan jasa yang dihasilkan pengusaha lokal bisa bersaing di era MEA, Syamsuar optimis masyarakat tidak akan menjadi penonton di negeri sendiri, tapi justru jadi pemain.

Kepala OJK Riau M.Nurdin Subandi, berharap, momentum peresmian Bank Riau-Kepri ini mampu dijadikan pijakan untuk memacu kinerja, sehingga mampu menciptakan iklim kewirausahaan yang baik di Kabupaten Siak.

Secara khusus, dia meminta Bank Riau-Kepri dapat meningkatkan fungsi intermediasi perbankan dan memberikan edukasi tentang perbankan pada masyarakat.

“Literasi keuangan masyarakat harus bisa kita tingkatkan sesuai Peraturan OJK Nomor 1 Tahun 2013 tentang Perlindungan Konsumen Sektor Jasa Keuangan,”  kata mantan pengawas Bank Indonesia Pusat itu.

Nurdin juga berharap, Bank Riau-Kepri senantiasa mempraktikkan kegiatan sektor perbankan dengan sehat sesuai prinsip kehati-hatian. Kalau sudah begini kata dia, masyarakat tinggal kita ajak untuk memanfaatkan layanan perbankan yang ada untuk memudahkan pengembangan usaha.

Editor: Rio Sunera



Tags:  -