Tempoyak Patin nan Menggugah Selera dari Swiss-Belinn Hotel

By Trip Riau  |  24 Maret 2016 20:47:02 WIB  |  Culinary

Tempoyak Patin. Foto: Abdul Ronny/tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Tempoyak Patin, salah satu kuliner tradisional melayu kini bisa dicicipi di Barello Restaurant, Swiss-Belinn Hotel Pekanbaru.

Citarasanya nan menggugah membuat Tempoyak Patin atau dikenal dengan asam durian ini, bisa menjadi salah satu kuliner wajib saat menyambangi hotel ini.

Menu olahan Chef Sanusi ini mampu memanjakan lidah. Kombinasi asam, manis, dan pedas menyatu di mulut.

Meski menggunakan asam durian atau durian yang sudah difermentasi, aroma duriannya tidak begitu tercium. Tapi, mampu memberikan sensasi kuat saat menyentuh lidah.

Tempoyak Durian yang disajikan Chef Sanusi punya tingkat kepedasan yang pas. Tidak terlalu pedas. Sementara daging ikannya cukup lembut.

Chef Sanusi mengatakan, Tempoyak Patin diangkat sebagai menu terbaru, sebab ingin menonjolkan menu melayu. Sesuai dengan domisili Swiss-Belinn Hotel saat ini di Pekanbaru.

‘’Ikan patin sendiri kita angkat karena merupakan ciri khas Riau. masaknya gak terlalu sulit. Kita ingin menonjolkan satu ciri khas untuk orang atau tamu yang datang. Jadi, orang akan teringat dengan Swiss-Bel kalau ada ada Tempoyak Patin,’’ kata Sanusi.

Ikan Patin sungai yang mudah sekali ditemukan di Riau menjadi pilihan dari menu yang bisa ditemukan tiap hari ini.

Gulai tempoyak ini disantap dengan ditemani tumis pakis dan emping melinjo.

Seporsi Tempoyak Patin plus nasi putih hangat dibanderol sebesar 65 ribu rupiah.

Tumis Pakis sendiri memiliki rasa yang unik. Soalnya, Chef Sanusi menambahkan kincung atau biasa disebut kecombrang untuk menambahkan aromas wangi.

‘’Kincung itu aroma wanginya. Kalau dimasukkan dalam makanan, orang jadi bertanya ini rasa apa,’’ katanya lagi.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -