Rangkul UKM, Cara Mega Rasa Jalankan Bisnis Oleh-oleh

By Trip Riau  |  06 April 2016 20:09:30 WIB  |  Business

Mega Rasa. Foto: Muhammad Ridho/tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com - Merangkul Usaha Kecil Menengah (UKM) menjadi salah satu cara Mega Rasa dalam menjalankan bisnis toko oleh-olehnya.

Saat ini, sudah ratusan UKM bergabung dan menjual produknya di toko oleh-oleh yang berdiri sejak tahun 1998 ini.

Sebagian besar UKM ini berasal dari kota Pekanbaru, ada juga dari berbagai kabupaten di Riau hingga Padang.

Manejer Mega Rasa Danny mengatakan, konsep yang ingin dijalankan toko oleh-oleh ini ialah bagaimana Pekanbaru punya wisata kuliner sendiri dan menjadi wadah bagi UKM untuk memasarkan produknya.

Dengan menjadi wadah bagi pelaku UKM, Mega Rasa sekaligus ingin membantu dan memajukan pelaku usaha ini dengan cara mensupport sisi pemasaran.

Menurutnya, UKM sangat kesulitan kalau harus memasarkan produknya ke mal atau hypermarket. Sebab, ada standar yang mesti dipenuhi. Misalnya saja dari segi packaging atau kemasan.

''Sekarang ada kurang lebih 100-an UKM yang produknya dijual di tempat kita. Hampir seluruh UKM di Pekanbaru titipnya ke kita," terang Danny.

Produk UKM yang dititipkan juga beragam. Mulai dari kue bangkit, bolu kemojo, amplang tenggiri, ikan selais, keripik nenas, lempuk durian bengkalis, kacang pukul, hingga kaos atau suvenir Riau.

Mega Rasa menerapkan sistem titip jual atau konsinyasi terhadap UKM yang menitipkan produknya. "Mereka bisa titip ke kita, barang laku mereka tagih,'' tambahnya.

Danny mengatakan, ada beberapa persyaratan yang mesti dipenuhi pelaku usaha kecil menengah bila ingin menitipkan barangnya di Mega Rasa.

Diantaranya, yang menyangkut legalitas, seperti wajib memiliki izin dinas kesehatan, masa kadaluarsa, merek usaha yang jelas, hingga kemasan.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -