Mencicipi Kuliner Melayu di Siak? Ke Rumah Makan Wan Syafariah Aja

By Trip Riau  |  03 Mei 2016 16:13:20 WIB  |  City Guide

Beragam menu yang ada di Rumah Makan Wan Syafariah, Siak Sri Indrapura. Foto: Dok. tripriau.com

TRIPRIAU.com – Bila sedang berada di Siak Sri Indrapura, Kabupaten Siak jangan lewatkan untuk mencicipi lezatnya cita rasa kuliner melayu. Sebagai tanah melayu, tak sulit menemukan tempat makan yang menyajikan hidangan melayu di kota ini.

Cukup banyak rumah makan melayu di Siak. Ada yang menjadi langganan pejabat, ada juga  yang pelanggannya datang dari berbagai kalangan.

Kalau menjelang siang masih berada di kawasan Istana Siak dan perut terasa lapar, datang saja ke rumah makan Wan Syafariah. Cukup berjalan kaki, sebab jaraknya hanya sekitar 100 meter dari Istana Siak.

Kita bisa berjalan kaki melintasi kawasan Taman Tengku Mahratu yang teduh. Nah, rumah makan yang cukup legendaris ini berada persis dipertigaan antara taman dan kampung pecinan. Atau dikenal dengan simpang Jalan Koto Tinggi.  Persisnya, di ujung dari deretan toko-toko berwarna serba merah di kawasan Tionghoa ini.

Tempatnya cukup sederhana. Bangunan yang ditempatinya tergolong lama. Namun, saat jam makan siang tiba tempat ini akan ramai pembeli.

Mumpung berada di Siak, cicipi saja kuliner khas di sana. Wan Syafariah menyediakan beberapa menu andalan, diantaranya udang galah goreng, gulai siput, asam pedas ikan tapah, hingga asam pedas baung.

Menu yang disajikan enak-enak. Ikan sungainya segar dengan dagingnya yang manis. Bumbu gulainya juga sangat pas, enak dan gurih. Makan siang terasa begitu lahap saat mampir di rumah makan ini.

Siang itu, tempat ini lagi penuh-penuhnya. Di deretan meja paling pojok, empat orang berseragam kantoran terlihat makan nikmat sekali. Salah seorang diantara mereka terdengar memanggil pelayan. ‘’Teh es nya satu lagi,’’ katanya setengah berteriak.  

Tak berapa lama, seorang pemuda tanggung datang dan membawakan segelas teh es ke meja tadi.

Harga hidangan di rumah makan Wan Syafariah relatif murah. ‘’Untuk kantong seperti kita, dengan makanan yang enak, harganya termasuk murah,’’ kata Rido, salah satu pelancong dari Pekanbaru yang siang itu kebetulan sedang makan di rumah makan tersebut.

Penulis: Rio Sunera

 

 

 

 



Tags:  -