Segelas Es Cendol di Pantai Sepahat

By Trip Riau  |  07 Mei 2016 13:46:01 WIB  |  News

Pantai Sepahat. Foto: Abdul Ronny/tripriau.com

TRIPRIAU.com - Desa Sepahat di Kabupaten Bengkalis memiliki sebuah pantai yang kelihatan cantik. Dikenal dengan Pantai Sepahat. Pantai ini tidak begitu banyak didatangi orang, terutama di hari biasa.

Pasir di Pantai Sepahat ini berwarna kecoklatan. Diantara pasir kecoklatan itu terlihat beberapa bongkahan batu, yang hampir di setiap sisinya tertempel kulit kerang. Sebuah dermaga yang belum jadi tampak menjorok ke arah laut.

Tak jauh dari dermaga, sebuah pohon Api-api - bagian terdepan dalam ekosistem Mangrove - menancap di atas pasir. Menambah apik komposisi Pantai Sepahat. Tak heran, banyak orang berburu foto di sana. Samar-samar, dikejauhan sebuah perahu kecil tampak tengah berlayar melawan ombak.

Panas matahari begitu terik siang itu, sebab kami tiba saat matahari sudah merangkak naik. Seorang pedagang es cendol yang berjualan tak jauh dari pantai menjadi serbuan. Es cendol yang segar menjadi pelepas dahaga siang itu.

Di warung yang sederhana, penjual cendol melayani pembeli satu-persatu. Cendol yang berwarna hijau, roti, potongan agar-agar, tapai singkong, hingga pecahan es batu dimasukkan satu persatu ke dalam gelas. Lantas diguyur dengan larutan santan dan gula merah.

Segelas cendol nan segar ini bisa dinikmati di pendopo yang berdiri tak jauh dari pantai. Es cendol diseruput dalam-dalam, sambil menikmati semilir angin dan lautan luas di depan mata. Sesekali, sendok kecil yang ada di dalam gelas menjangkau isian es cendol.

Potongan roti yang sudah lumer oleh larutan gula dan santan, sangat lembut saat menyentuh lidah. Sementara tapai singkong, selalu nikmat dan menjadi pelengkap dalam tiap suguhan es cendol segar. ‘’Lemak nian,’’ kata seorang kawan dalam logat melayu.

Pantai Sepahat sendiri berada di Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis, Riau. Terletak sekitar 60 kilometer di sebelah tenggara Kota Dumai. Sebagian besar masyarakat di sana bekerja sebagai nelayan. Sisanya, berkebun karet dan kelapa sawit.

Pantai Sepahat memang indah secara kasat mata. Lanskapnya begitu menggoda. Namun, dibalik itu Pantai Sepahat tengah mengalami kerusakan ekologis. Seperti abrasi, hilangnya vegetasi mangrove, serta hilangnya substrat lumpur yang menyebabkan mangrove tidak bisa tumbuh lagi di sini.

Penulis: Rio Sunera

 



Tags:  -