Pembukaan PSNMHII XXVIII

240 Peserta Dijamu Makan Malam oleh Pemprov Riau

By Trip Riau  |  10 Mei 2016 19:11:07 WIB  |  News

Pertemuan Sela Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia ke-28 resmi dibuka Senin (9/5) malam, di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, di Pekanbaru. Muhammad Ridho / tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Pertemuan Sela Nasional Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia ke-28 resmi dibuka Senin (9/5) malam, di Balai Serindit, Gedung Daerah Riau, di Pekanbaru. Jamuan makan malam dari Pemprov Riau kepada 240 delegasi dari 40 kampus di Indonesia mewarnai kegiatan tersebut.

PSNMHII menjadi agenda wajib yang diadakan Forum Mahasiswa Komunikasi Mahasiswa Hubungan Internasional se-Indonesia (FKMHII) setiap tahunnya. Acara ini sendiri akan berlangsung selama 5 hari, 9-13 Mei 2016.

Pada malam tersebut hadir Plt Gubernur Riau yang diwakili Asisten III Setdaprov Riau Edi Kusdarwanto, eks Duta Besar Indonesia untuk Thailand Lutfi Rauf, Wakil Rektor Universitas Riau Prof Sujianto, Dekan FISIP Universitas Riau Drs Syafri Harto M.Si dan para dosen Jurusan Hubungan Internasional Universitas Riau.

Ketua Pelaksana Tyo Rizki mengatakan, pada hari ini, Selasa (10/5) rangkaian kegiatan akan dimulai dengan Studium General atau kuliah umum yang bertemakan ‘’ASEAN Way: Community Whitin Diversity’’ dan paper presentation.

Sementara pada hari ketiga, dilanjutkan dengan Video Competition yang bertemakan FKMHII Against Haze Pollution.

Pada malamnya, akan dilanjutkan dengan Sidang Forum untuk membahas kontribusi mahasiswa Hubungan Internasional Seluruh Indonesia terhadap kemajuan Indonesia di dunia internasional.

‘’Hari ke empat kita akan mengadakan Panel Diskusi dengan tema ‘AATHP (ASEAN Agreement on Transboundary Haze Pollution) for Indonesia: Advantages and Challenges’,’’ sebutnya.

Kemudian dilanjutkan Social Project yang bertemakan IRON (International Relations) Day Serve yang bertujuan untuk pemahaman akademisi Hubungan Internasional dalam menghadapi Komunitas ASEAN di bidang UMKM yang meliputi 3 aspek: Pertanian, Peternakan, dan Keterampilan.

Plt Gubernur Riau yang diwakili Asisten III Setdaprov Riau Edi Kusdarwanto memberi sambutan diacara ramah tamah PSNMHII XXVIII. Foto: Muhammad Ridho / tripriau.com

Selanjutnya, para delegasi akan melakukan perjalanan wisata ke Kabupaten Siak untuk mengunjungi Istana Siak.

Di kota istana ini, delegasi akan disambut langsung oleh Bupati Siak yang menyambut baik terselenggaranya acara PSNMHII se-Indonesia ini.

Edi Kusdarwanto saat membacakan sambutan Plt Gubri mengatakan, pemerintah sangat mengapresiasi digelarnya pertemuan tersebut. Menurutnya, kehadiran FKMHII dalam segi akademik memiliki posisi strategis, sebab tiap tahun selalu membahas isu-isu strategis.

Plt Gubri juga menyampaikan, bahwa PSNMHII ke-28 yang dilaksanakan di Pekanbaru ini sudah ikut mempromosikan Provinsi Riau yang kaya akan kebudayaan melayu.

‘’Bahwa Provinsi Riau secara geografis memiliki posisi yang strategis, sebab bersinggungan dengan Selat Melaka dan berbatasan langsung dengan negara Malaysia dan Singapura,’’ ungkapnya.

Dia menjelaskan, saat ini Pemprov Riau tengah bersemangat membangun pariwisata berbasis budaya melayu yang mengandalkan 4 sungai besar di Riau yang dikelola secara ekonomi untuk memberikan manfaat pada masyarakat.

Pembukaan PSNMHII ke-28 ini juga ditandai dengan pemasangan tanjak kepada 6 perwakilan Korwil seluruh Indonesia.

 

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -