Gairah Anak Muda Majukan Pariwisata Riau

By Trip Riau  |  12 Mei 2016 18:17:58 WIB  |  News

Giam Siak Kecil Bukit Batu, Bengkalis. Foto: Abdul Ronny / tripriau.com

Pekanbaru, tripriau.com – Ada pemandangan tak biasa di kantor Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau, Rabu (4/5), tengah pekan lalu. Puluhan anak muda berkumpul di ruang Cerita Baru Center – pusat informasi pariwisata Riau – yang berada di gedung pemerintahan tersebut. Sebuah topik hangat dibahas: Pariwisata Riau.

Anak-anak muda ini datang dari berbagai komunitas di Pekanbaru. Ada komunitas blogger, komunitas lari, hingga penulis dan backpacker.

Beragam camilan serta minuman teh dan kopi disuguhkan dalam pertemuan santai, yang diharapkan berguna bagi kemajuan dunia pariwisata Riau ini.

Kepala Seksi Pengembangan Pasar Disparekraf Riau Yul Achyar menyampaikan bahwa pertemuan tersebut merupakan inisiatif pihaknya untuk merangkul anak muda, khususnya komunitas dalam mengembangkan pariwisata di Riau.

‘’Kita siap merangkul kawan-kawan. Ke depannya, pertemuan ini bisa kita rutinkan. Paling tidak sekali dalam sebulan. Nantinya, kita juga bisa mengadakan kegiatan bersama-sama,’’ sebutnya.

Pegiat komunitas yang berjumlah sekitar 25 orang juga memberikan banyak sumbang saran serta kritikan kepada pemerintah.

Rido Valdana dari komunitas Blogger Bertuah misalnya. Dia menilai selama ini Disparekraf belum benar-benar memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dalam mempromosikan pariwisata Riau.

Dia mengatakan, strategi internet marketing dalam promosi pariwisata Riau belum berjalan maksimal.

Sejak menurunnya harga migas, ditambah komoditas seperti kelapa sawit dan karet, yang berimbas pada pendapatan daerah, Pemerintah Provinsi Riau terus berinisiatif untuk meningkatkan kembali pendapatan asli daerah. Salah satunya, melalui sektor pariwisata.

Sektor yang biasanya terlupakan itu, kini menjadi ‘anak emas’. Promosi mulai digencarkan. Event-event wisata di Riau juga mulai ramai didatangi pelancong. Gairah dan semangat untuk mengangkat sektor pariwisata mulai terlihat. Tidak hanya dari pemerintah, tapi juga media, pelaku bisnis pariwisata, hingga anak-anak muda. Walaupun, belum diikuti dengan pembangunan infrastruktur, fasilitas, dan pengembangan destinasi.  

Saat ini anak muda yang terwakili oleh komunitas menjadi bagian penting dalam pengembangan pariwisata. Mereka memiliki modal penting, terutama dari segi promosi wisata.

Mereka punya jaringan komunitas yang kuat, paham dengan teknologi digital dan aktif di sosial media, serta punya antusiasme yang tinggi. Mereka memainkan peranan penting dalam aktivitas promosi destinasi wisata di media digital.

Kementerian Pariwisata bahkan selalu melibatkan para blogger dalam berbagai agenda pariwisata nasional. Dalam sinergi Penta Helix yang dimiliki Kemenpar misalnya, komunitas masuk dalam 5 elemen penting pengembangan pariwisata. Selain empat elemen lainnya yakni pemerintah, akademisi, pelaku bisnis, dan media.

Sementara itu, Kadisparekraf Provinsi Riau Fahmizal ST M.Si menyampaikan, Cerita Baru Center bisa menjadi tempat berkumpul komunitas dan saling berbagi informasi di sana.

‘’Kita berharap bisa melakukan berbagai aktivitas serta sharing informasi dan memberikan dorongan bagi kemajuan pariwisata Riau. Saat ini mereka sudah konek dengan Cerita Baru Center, dan tinggal berbagi serta memanfaatkan informasi saja,’’ sebutnya.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -