Disparekraf Riau Gelar ‘’Exploring Tour Pariwisata Riau 2016’’

55 Mobil Pajero Sport Akan Jelajahi Objek Wisata di Siak dan Bengkalis

By Trip Riau  |  26 Juli 2016 14:37:41 WIB  |  News

Desa Bukit Batu Laut di Bengkalis diambil dari ketinggian. (foto: Abdul Ronny/tripriau.com)

PEKANBARU, TRIPRIAU.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau  akan menggelar kegiatan ‘Exploring Tour Pariwisata Riau 2016’, selama 3 hari, Jumat - Minggu (29-31/7) mendatang. Pada kesempatan ini Disparekraf menggandeng komunitas Pajero Sport Family (PSF) Chapter Riau.

Selama tiga hari kegiatan, peserta akan menjelajah hampir seluruh destinasi wisata di Kabupaten Siak dan Bengkalis. Lebih kurang 55 mobil Pajero Sport dari anggota PSF Chapter Riau akan terlibat pada kegiatan ini.

Kadisparekraf Riau Fahmizal Usman, melalui Kepala Seksi Pemasaran Pariwisata Yul Achyar menerangkan,  ‘Exploring Tour Pariwisata Riau’ bertujuan untuk menaikkan promosi pariwisata Riau yang dalam beberapa waktu terakhir terus menggeliat.

‘’Touring ini untuk menaikkan promosi pariwisata Riau. Kali ini kita bekerjasama dengan komunitas mobil. Tahun lalu kita gandeng komunitas sepeda motor. Tahun ini kita pakai Pajero Sport,’’ ujarnya kepada tripriau.com, Senin (25/7, di Pekanbaru.

Rencananya, seluruh peserta akan bertolak dari Pekanbaru menuju Siak terlebih dahulu. Sebelum tiba di Kota Siak Sri Indrapura, peserta singgah di Makam Putri Kaca Mayang yang berada di Kecamatan Koto Gasib, Siak.

Selanjutnya, peserta diagendakan mengunjungi Desa Mempura, Istana Sultan, Gedung Kerapatan Tinggi, Komplek Makam Raja-raja Siak di Koto Tinggi, Mesjid Syahbudin, dan Makam Sultan Syarif Kasim II.

Pada hari selanjutnya, sebelum menikmati keindahan Siak di malam hari, kegiatan akan diisi dengan mengunjungi beberapa objek wisata menarik lainnya di Kabupaten Siak. Diantaranya, Makam Raja Kecik, Perladangan Padi di Kecamatan Bunga Raya, mengunjungi Bandar Siak Lama, China Town dan Waterfront City, serta menikmati sunset di Jembatan Siak. 

Dari Siak, puluhan mobil peserta akan bergerak menuju Kabupaten Bengkalis. Di ‘Negeri Junjungan’ tersebut, peserta dibawa mengunjungi Peninggalan Sejarah Datuk Laksamana Raja Dilaut dan Sentra Kerajinan Songket di Bukit Batu.

Selanjutnya, pada hari yang sama mengunjungi Pantai Tenggayun di Desa Tenggayun dan melihat perkampungan Khas Melayu di Desa Sepahat. Di Desa Sepahat ini sekaligus dilakukan aksi penanaman pohon pelindung, sebelum akhirnya pserta kembali ke Pekanbaru.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -