Kadisparekraf: Masyarakat Riau Belum Terbiasa dengan Pariwisata

By Trip Riau  |  03 Agustus 2016 17:04:55 WIB  |  News

Pulau Beting Aceh, Rupat Utara, Bengkalis, salah satu destinasi wisata andalan di Riau.(Dok. tripriau.com)

PEKANBARU, TRIPRIAU.com – Pemerintah Provinsi Riau melalui Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif terus mendorong upaya promosi sektor pariwisata. Aktivitasnya juga sudah bisa dirasakan beberapa waktu terakhir. Namun, masyarakat Riau dinilai belum terbiasa dengan pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Kadisparekraf Riau Fahmizal ST MT, saat kegiatan ‘’Riau Tourism Exploring Tour 2016’’ beberapa waktu lalu, di Siak Sri Indrapura.

Menurut Fahmi, dibanding dengan provinsi tetangga, masyarakat Riau relatif masih baru bersinggungan dengan dunia pariwisata. Artinya, butuh waktu untuk memajukan pariwisata di Riau.

‘’Masyarakat kita belum terbiasa dengan pariwisata. Sekarang baru kita genjot. Orang tahu dulu (potensi wisata Riau), itu jadi target pertama kita. Ternyata potensinya kuat. Cuma mereka (daerah lain) lebih dulu menggarap,’’ paparnya.

Fahmizal menjelaskan, saat ini dunia mengalami perlambatan ekonomi. Sementara Riau mesti rela kehilangan dana bagi hasil migas sebesar Rp 4 triliun. ‘’Tapi, kita melihat ada sektor lain yang potensial, yakni pariwisata,’’ jelasnya.

Fahmi menyebut, pemerintah akan mendorong supaya pariwisata menjadi sektor yang bermanfaat banyak bagi masyarakat.

‘’Kalau kata Pak Gubernur (Arsyadjuliandi Rachman), sektor pariwisata itu modalnya kecil, tapi untungnya besar,’’ sebutnya.

Dia mencontohkan event wisata Bakar Tongkang yang digelar di Bagansiapiapi, Rokan Hilir bulan Juni 2016 lalu.

Ritual budaya masyarakat Tionghoa tersebut berhasil menyedot uang hingga puluhan miliar dari kantong wisatawan yang datang. ‘’Padahal, biaya kita mengadakan kegiatan tersebut hanya sekitar Rp 6 miliar,’’ katanya lagi.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -