Dari Kegiatan ‘’Riau Tourism Exploring Tour 2016’’ Disparekraf Riau

Gandeng Komunitas Kenalkan Potensi Wisata

By Trip Riau  |  03 Agustus 2016 17:53:42 WIB  |  News

Peserta Riau Tourism Exploring Tour 2016 saat berada di Pantai Sepahat, Bengkalis.(Rio Sunera/tripriau.com)

PEKANBARU, TRIPRIAU.com – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi Riau menggelar kegiatan ‘’Riau Tourism Exploring Tour 2016’’, selama 2 hari, Sabtu-Minggu (30-31/7). Tujuannya, untuk mengenalkan berbagai potensi wisata Riau, khususnya yang berada di Kabupaten Siak dan Bengkalis.

Pada kesempatan ini, Disparekraf Riau menggandeng komunitas sebagai elemen penting dalam pengembangan pariwisata. Lebih kurang 55 mobil Pajero Sport dari komunitas Pajero Sport Family (PSF) Chapter Riau disertakan pada kegiatan berkonsep touring tersebut.

Di Kabupaten Siak, para peserta mengunjungi beberapa objek wisata menarik. Seperti Istana Siak, kawasan Kampung Pecinan dan Waterfront City di pusat kota Siak Sri Indrapura, Tasik Naga Sakti, serta kawasan persawahan yang ada di Kecamatan Bunga Raya.

Sementara di Kabupaten Bengkalis, peserta tur berkunjung ke situs makam Laksamana Raja Di Laut, Istana Laksamana Raja Di Laut, dan berakhir di Pantai Sepahat yang berada di Kecamatan Bukit Batu.

Di Pantai Sepahat, peserta touring melakukan aksi penanaman pohon di kawasan wisata tersebut. Penanaman beberapa bibit pohon secara simbolis dilakukan oleh Kadisparekraf Riau Fahmizal ST MT dan perwakilan komunitas Pajero Sport Family.

Kadisparekraf Riau Fahmizal STM dan peserta tur saat mengunjungi situs makam Laksmana Raja Dilaut.(Rio Sunera/tripriau.com)

Disambut Tarian Zapin di Waterfront City

Di Kota Siak Sri Indrapura, tur wisata yang juga diikuti Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Riau Fahmizal ST MT, Kepala Seksi Pemasaran Yul Achyar dan para staf itu sempat mendapatkan jamuan dari Pemkab Siak.

Pada Sabtu (30/7) malam, di kawasan Waterfront City, para peserta disambut dengan berbagai hiburan. Tari Zapin, berbagai nyanyian, tari lambok, serta makanan kecil membuat suasana malam di tepian Sungai Siak menjadi meriah.

Kadisparekraf Provinsi Riau Fahmizal ST MT menyampaikan, kegiatan touring ini dilakukan untuk menaikkan promosi pariwisata Riau yang beberapa waktu terakhir terus menggeliat. ‘’Kali ini kita bekerjasama dengan komunitas mobil. Tahun lalu kita gandeng komunitas sepeda motor,’’ sebutnya.

Fahmizal yakin, program tur pariwisata Riau yang melibatkan komunitas ini bisa menaikkan promosi pariwisata Riau.

‘’Komunitas menjadi bagian penting dan menjadi strategi dalam pariwisata. Selama ini kawan-kawan dari komunitas Pajero Sport Family belum pernah mengadakan kegiatan seperti ini. Nanti, ada waktunya mereka bertemu dengan chapter nasional. Nah, disitulah kawan-kawan di PSF bisa bercerita banyak (tentang wisata Riau) kepada rekan-rekan yang lain. Komunitas bisa menjadi faktor pendorong,’’ ungkapnya.

Terkait Siak yang menjadi salah satu tujuan kegiatan, Fahmizal mengatakan, bahwa kabupaten tersebut punya potensi yang luar biasa dan relatif lebih siap menjadi destinasi wisata andalan di Riau.

Keberadaan water front city di tengah-tengah kota Siak juga jadi hal menarik. ‘’Waterfront city jadi alternatif orang untuk datang ke Siak, leisure. Ini upaya serius Kabupaten Siak,’’ tuturnya.

‘’Sekarang kita adakan ‘Riau Tourism Exploring Tour 2016’ bersama komunitas PSF. Ini menunjukkan bahwa Siak punya potensi besar untuk dikunjungi wisatawan,’’ paparnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Siak H Hendrisan yang hadir menyambut peserta touring di kawasan Water front City, mengaku bangga atas kedatangan rombongan. ‘’Karena secara tidak langsung ikut mempromosikan pariwisata Siak,’’ ujarnya.

Kadisparekraf Riau Fahmizal ST MT melakukan penanaman pohon di kawasan wisata Pantai Sepahat.(Rio Sunera/tripriau.com)

Hendrisan sedikit bercerita tentang kawasan Waterfront City yang baru dibangun Pemkab Siak pada 2014. Menurutnya, Water Front City yang indah tersebut kini sudah menghiasi tepian sungai Siak sepanjang 3 kilometer. Mulai dari depan kelenteng hingga depan Istana Siak.

‘’Ke depan kita akan mengadakan kegiatan rutin (di waterfront city) seperti Tour de Siak dan Siak Bermadah, yang bersinggungan dengan wisata,’’ ungkapnya.

Salah satunya dengan mengadopsi waterfront city festival yang digelar di Pantai Losari, Makassar. ‘’Kami sudah buat perencanaan bagaimana mengangkat wisata ini,’’ kata Hendrisan.

Di kesempatan yang sama, Ketua Pajero Sport Family Chapter Riau Sutarno menyambut baik kegiatan yang digelar Disparekraf Riau ini. Sebab, menurutnya masih banyak destinasi wisata Riau yang belum digali dan diketahui orang.

‘’Kami berbahagia bisa dilibatkan di acara ini. Dengan adanya kegiatan semacam ini kita bisa membantu dan ikut mempromosikan aset-aset iwsata yang ada di Riau. Ini iven yang termasuk besar di Riau,’’ ujarnya.

Sutarno menyebut, dalam setiap kegiatan touring dimanapun, komunitas yang dipimpinnya selalu membawa nama Riau. ‘’Kita ikut mempromosikan pariwisata Riau. Salah satunya melalui social media yang dimiliki komunitas,’’ katanya lagi.

Sutarno juga memberi masukan terhadap pariwisata Riau. Salah satunya persoalan infrastruktur. ‘’Kalau infrastruktu bagus, menuju destinasi jadi gampang,’’ tutupnya.

Penulis: Rio Sunera

 



Tags:  -