Ketika Gubernur Riau Dapat Kalungan Bunga dari Gajah Sumatera

By Trip Riau  |  10 Agustus 2016 14:40:34 WIB  |  News

Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman mendapatkan kalungan bunga dari Gajah Sumatera.(M. Ridho/tripriau.com)

PEKANBARU, TRIPRIAU.com – Empat ekor gajah Sumatera berjalan pelan di ruas Jalan Gajah Mada, Pekanbaru. Sampai di panggung yang dipenuhi para pejabat provinsi, salah satu dari hewan berbelalai tersebut mengalungkan sebuah bunga berwarna merah kepada Gubernur Riau Arsyadjuliandi Rachman.

Gubernur Riau yang berpeci hitam dan mengenakan baju melayu berwarna kuning tampak tanpa senyum. Apalagi, saat belalai sang gajah yang mengapit bunga mendekat ke arah sang gubernur.

Pemandangan langka ini jadi tontonan ratusan masyarakat, termasuk bidikan moncong kamera para jurnalis foto yang tengah meliput.

Di tengah riuh penonton, gajah jinak yang diarahkan sang Mahot atau pawang akhirnya berhasil mengalungkan bunga kepada orang nomor satu di Riau tersebut.

Sore itu, Selasa (9/8), empat ekor gajah Sumatera bernama Bangkin (34), Indah (43), Ngatini (16), dan Robin (19) sengaja didatangkan untuk memeriahkan pawai budaya dalam rangkaian hari ulang tahun Provinsi Riau ke-59.

Gajah jinak dari Pusat Latihan Gajah (PLG) Minas – berjarak lebih kurang 60 kilometer dari Kota Pekanbaru – menjadi pusat perhatian masyarakat pada perayaan ini. Gajah Sumatera yang biasanya hanya bisa dilihat di kawasan konservasi seperti PLG Minas dan Taman Nasional Tesso Nilo, bisa disaksikan di tengah kota. Di sebuah jalan yang menghubungkan antara Kantor Gubernur Riau dan kediaman gubernur.

Arsyadjuliandi Rachman mengatakan, pawai budaya yang sempat lama hilang bisa membantu mengenalkan budaya Riau. ‘’Pelaksanaan pawai budaya ini diharapkan dapat mengenalkan kebudayaan Riau ke masyarakat,’’ sebutnya.

Pawai budaya yang melewati rute Jalan Gajah Mada hingga Jalan Sudirman ini diikuti ribuan partisipan. Antara lain SKPD di lingkungan Provinsi Riau, 12 kabupaten/kota, sekolah, serta lembaga dan instansi lainnya.

Setiap kontingen berlomba menampilkan sisi unik masing-masing. Satu persatu kontingan berdevile dan melambaikan tangan saat berada di depan panggung kehormatan.

Kabupaten Kuantan Singingi misalnya, menampilkan tradisi Randai Kuantan selama beberapa menit di hadapan tamu dan masyarakat. Sementara Kabupaten Pelalawan yang dialiri Sungai Kampar mengenalkan salah satu destinasi wisata andalan di Riau, yakni Bono.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -