Indahnya Pulau Jemur: Lanskap, Spot Mancing, dan Penyu Hijau

By Trip Riau  |  05 September 2016 10:38:05 WIB  |  Wisata Riau

Salah satu spot yang ada di Pulau Jemur.(Firdaus Maghandi / tripriau.com)

TRIPRIAU.com – Dalam suasana lebaran Juli lalu, saya bersama 14 teman lainnya mengunjungi Pulau Jemur. Sebuah pulau cantik dan sunyi yang berada di Kecamatan Pasir Limau Kapas, Rokan Hilir, Riau.

Kami berangkat dari Kepenghuluan Pasir Limau Kapas. Sebuah kampung di Kecamatan Pasir Limau Kapas yang berjarak sekitar 2,5 jam perjalanan dari Ibukota Rokan Hilir, Bagansiapiapi.

Kami menyewa sebuah pompong nelayan dengan kapasitas 20 orang. Untuk menghabiskan waktu selama 2 hari 1 malam di pulau, sewa pompong, serta keperluan makan, kami mengeluarkan uang Rp 150 ribu per orang.

Pompong bergerak perlahan. Meninggalkan dermaga kecil di Pasir Limau Kapas. Setelah mengarungi laut selama 1,5 jam, kami menepi di Panipahan, ibukota dari kecamatan Pasir Limau Kapas.

Di Panipahan, yang dijuluki kota di atas laut, kami singgah sebentar membeli bahan-bahan masak. Rencananya, bila di Pulau Jemur nanti joran-joran yang kami bawa berhasil mendapat tangkapan, maka ikan-ikan segar itu akan kami bumbui dan disantap bersama.

Menikmati sunrise di Pulau Jemur.(Firdaus Maghandi / tripriau.com)

Setelah menempuh perjalanan selama lebih kurang 3 jam, kami sampai di kawasan Pulau Jemur. Kami memilih lepas jangkar di sebuah teluk yang diapit oleh dua buah pulau.

Kami menghabiskan waktu dengan memancing dan memilih menginap di atas pompong. Spot mancing di sini cukup menarik. Kami berhasil mendapat ikan kerapu, bawal kelapa dan ikan-ikan karang lainnya.

Pagi hari kami berlabuh di pulau, sambil menikmati matahari terbit yang amat cantik dari atas pompong. Tak lupa, saya mengabadikan salah satu momen terbaik di Pulau Jemur ini dengan gawai pintar. Hasilnya lumayan. Dari layar terlihat ujung pompong seolah-olah terlihat hampir menyentuh mentari yang memancarkan gradasi warna nan apik.

Pada hari biasa Pulau Jemur sangat sepi. Di sana hanya ada beberapa petugas penjaga kawasan perbatasan seperti TNI, petugas KPLP dan pegawai dinas perikanan. Tapi, karena datang bertepatan dengan momen lebaran, kami juga bertemu dengan beberapa pengunjung lainnya.

Pulau Jemur yang kami datangi punya lanskap yang begitu cantik dengan air berwarna biru. Namun, pasirnya tidak begitu putih, agak kecoklatan dengan tekstur yang sedikit kasar. Dari menara pemantau yang berada di pulau, keindahan Pulau Jemur dengan beberapa gugus pulau akan terlihat jelas.

Bagi kebanyakan pejalan yang datang ke Pulau Jemur, ada tiga kegiatan menarik yang bisa dilakukan. Mulai dari memancing, menikmati lanskapnya yang cantik, hingga melihat penangkaran penyu hijau.

Salah satu spot indah di Pulau Jemur.(Firdaus Maghandi / tripriau.com)

Tentang Pulau Jemur

Dikutip dari Wikipedia, Pulau Jemur yang memiliki luas 250 hektar merupakan sebuah pulau milik Indonesia yang terletak di Selat Malaka. Berbatasan dengan Malaysia. Pulau ini berada sekitar 72,4 kilometer dari Bagansiapiapi dan 64,3 kilometer dari Pelabuhan Klang Malaysia.

Pulau ini merupakan pulau terluas dari gugusan Kepulauan Arwah. Pulau Jemur terkenal dengan panorama alam seperti pantai berpasir putih dan sebagai habitat penyu hijau. Perairan di sekitar pulau ini terkenal sebagai daerah penghasil ikan.

Pulau Jemur tidak berpenghuni dan hanya menjadi tempat persinggahan bagi nelayan yang sedang melaut. Sebuah pos TNI-AL didirikan di pulau ini untuk kepentingan pengamatan dan navigasi.

Pulau ini sempat menjadi objek sentimen anti-Malaysia di Indonesia, setelah sejumlah media Indonesia pada bulan Agustus 2009 melaporkan bahwa Malaysia bermaksud mengelola Pulau Jemur sebagai tujuan wisata.

Kontributor Rokan Hilir: Firdaus Maghandi

Editor: Rio Sunera

 



Tags:  -