Fat Rabbit, Tempat Ngopi di Pekanbaru dengan Nuansa Vintage

By Trip Riau  |  26 September 2016 16:15:19 WIB  |  City Guide

Fat Rabbit yang beralamat di Jalan Parit Indah, Tangkerang Labuai, Pekanbaru

PEKANBARU, TRIPRIAU.com – Bila belum menemukan tempat ngopi yang pas di Pekanbaru, coba saja meluncur ke Jalan Parit Indah, Tangkerang Labuai. Di sana, ada tempat ngopi baru bernama Fat Rabbit.

Fat Rabbit merupakan coffee shop baru di Pekanbaru. Baru beroperasi sekitar 2 bulan lalu. Di tempat ini pecinta kopi bisa mencicipi kopi dalam nuansa vintage.

Salah satu varian kopi unggulan di sini adalah espresso blen dari Meeb Koffie yang berisi 70 persen arabika dan 30 persen robusta, yang terdiri dari kopi Gayo dan kopi Sidikalang. Varian unggulan dari Fat Rabbit ini tentu layak dicoba para penikmat kopi di Pekanbaru.

‘’Pas kita beli ini yang menjadi selera (penikmati kopi) Pekanbaru menurut kita. Milky bisa. Kopinya tebal juga bisa. Aromanya juga lebih wangi,’’ kata pengelola sekaligus barista Fat Rabbit Dwi Cahya Mardhan Saputra (24).

Coffee latte

Keunikan lain dari Fat Rabbit ini adalah manual brewing-nya yang selalu dikombinasi setiap pekan. Misalnya, bila minggu ini yang disajikan adalah kopi Gayo dan Toraja, maka pekan depan kopi yang disajikan akan berbeda.

‘’Ini sengaja, supaya orang tiap datang ke sini selalu ada yang baru. Orang lebih banyak penasaran, eh, hari ini ada apa?,’’ ujar Cahya.

Kembali ke vintage coffee shop yang diusung Fat Rabbit, konsep yang dihadirkan mampu menambah gairah saat menyeruput kopi. Dalam nuansa yang cukup simpel, pengunjung ditawarkan beberapa daya tarik visual yang cukup menarik. Salah satunya melalui beberapa ornamen yang menempel di dinding.

Misalnya saja, deretan poster bergaya klasik yang menempel pada sisi dinding bernuansa polos. Masih dibagian dinding, pengunjung juga dapat melihat piringan-piringan hitam sebagai pemanis. Beberapa buku dan novel, salah satunya berjudul ‘’Ayah’’ karya Andrea Hirata terlihat dipajang di tempat ini.

Piringan-piringan hitam yang menghiasi dinding Fat Rabbit

Di atas barnya yang terbuat dari kayu, terlihat beberapa mesin pembuat kopi. Diantaranya sebuah mesin espresso berwarna merah dengan merek Simonelli. Serta sebuah alat manual brewing.

Untuk tempat duduk, pengunjung bisa memilih sebuah sofa empuk berwarna coklat atau pun beberapa buah kursi bernuansa kayu. Atau bisa juga memilih duduk di luar ruangan dengan pemandangan lepas ke arah jalan.

Satu hal yang tak boleh lupa dilakukan di sini adalah bercerita tentang kopi. Pengunjung bisa saling diskusi dan berbagi tentang kopi dengan sang barista. Atau malah bisa mendapatkan edukasi dan pemahaman tentang minuman hitam pekat tersebut.

Penulis: Rio Sunera



Tags:  -