Tak Perlu Jauh-jauh ke Tanjung Pinang, Cicipi Otak-otak di Sini

By Trip Riau  |  12 Oktober 2016 17:17:29 WIB  |  City Guide

Otak-otak ikan di Jalan Rajawali, Sukajadi. (Natalina Pakpahan)

PEKANBARU, TRIPRIAU.com - Sebagian penggemar seafood pasti tidak asing dengan otak-otak ikaMeskipun terdengar kurang familiar di Pekanbaru, kuliner yang satu ini begitu terkenal di daerah asalnya, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Sekilas, otak-otak Tanjung Pinang yang dibungkus daun kelapa ini mirip dengan pepes ikan.

Berbeda dari otak-otak ikan kebanyakan, baik yang di Jakarta ataupun Makassar, otak-otak ikan Tanjung Pinang ini memiliki warna jingga yang menyala. Ditambah rasa pedas rempah yang khas dan kuat menyeruak saat di bakar di atas bara api.

Selain itu, campuran kelapa dalam adonannya menambah gurih rasa otak-otak khas Tanjung Pinang ini. Sedangkan isinya terbuat dari daging ikan, biasanya ikan tenggiri, kakap, cumi dan ikan berdaging putih lainnya.

Sebuah outlet kecil sejajaran Krema Koffie di Jalan Rajawali, Sukajadi, setiap harinya menjajakan otak-otak tersebut. Dibuka sejak tahun lalu, makanan khas Tanjung Pinang ini selalu digandrungi peminat. Bahkan sudah membuka cabang di Jalan Paus.

Betty (22), penjaga outlet di sana mengaku hanya sebagai penjual saja, sementara yang meracik bumbunya adalah bos-nya yang orang Tanjung Pinang asli.

“Saya di sini sebagai penjual saja, yang meracik bumbunya, ya, bos saya orang Tanjung Pinang. Jadi, rasa otak-otak ini sama dengan yang di Tanjung Pinang. Makanya banyak orang suka,” tuturnya kepada Tripriau.com.

Betty menambahkan, konsumen yang biasa membeli di outlet-nya adalah orang Tanjung Pinang yang merantau ke Pekanbaru, atau mereka yang pernah berkunjung ke Tanjung Pinang dan pernah mencicipi otak-otak di kota tersebut.

Rasanya yang enak dan gurih, banyak orang yang pernah mencicipinya merasa kangen dengan rasa nikmat kuliner yang satu ini sehingga terus dicari pecinta otak-otak. Keaslian rasa menjadi senjata utama otak-otak di outlet ini tetap digandrungi pembeli.

“Orang Pekanbaru sendiri malah kurang tau otak-otak ini, yang nyari biasanya orang Tanjung Pinang yang tinggal di sini atau yang pernah jalan-jalan ke sana jadi tahu rasa otak-otak asli sana gimana, makanya mereka datang lagi membeli,” ungkap Betty.

Dengan mematok harga Rp 2000 per biji, outlet ini setiap harinya dapat menjual 100 hingga 150 biji perhari. Jumlahnya bakal bertambah di akhir pekan.

Penulis : Natalina Pakpahan

Editor: Rio Sunera



Tags:  -