Mencicipi Martabak Itam yang Lezat dan Nikmat

By Trip Riau  |  02 November 2016 11:27:42 WIB  |  Culinary

Martabak Itam yang berlokasi di Jalan Suka Karya, Panam. (Rota Bimantara)

TRIPRIAU.com - Martabak merupakan salah satu kuliner jalanan yang mudah dijumpai dan cocok di lidah hampir semua orang. Dengan harga yang cukup terjangkau, martabak jadi salah satu panganan yang paling sering diburu.

Belakangan, banyak penjual martabak yang menerapkan inovasi pada makanan satu ini. Mulai dari rasa, bentuk, dan toping aneka jenis.

Nah, bila kebetulan sedang melintasi Jalan Suka Karya Ujung / Jalan Kualu, Panam Anda bisa coba mencicipi lezatnya martabak manis dengan merek dagang Martabak Itam. Disebut Martabak Itam sebab warnanya hitam. Tetapi bukan hitam karena hangus, ya, melainkan karena bahannya terbuat dari ketan hitam, oleh sebab itu warnanya menjadi hitam.

Pemilik martabak itam ini, Pak Ijon (36) menuturkan, awalnya berjualan martabak ini sekitar 3 tahun yang lalu.

’’Dulu saya berjualan pakai gerobak di pinggiran Jalan Kubang Raya, dekat Simpang Kualu, dan Alhamdulillah saya mendapatkan modal. Kemudian membuka jualan martabak itam ini di ruko kecil ini,’’ ungkapnya.

Menurut Pak Ijon, pelanggan martabak itam ini berasal dari banyak kalangan, mulai dari orang kantoran, masyarakat umum sampai juga dengan mahasiswa.

Jika diperhatikan bentuknya dan cara pembuatan martabak ini sama seperti martabak lainnya. Dimasak dalam dalam wajan yang bulat hingga matang.

Namun, yang membedakan martabak ini dengan martabak lainnya adalah bahannya yang terbuat dari ketan hitam, sehingga memberikan rasa yang khas di lidah pada saat martabak menyentuh lidah.

Menurut salah satu pelanggan Martabak Itam, yang kebetulan lagi membeli martabak di sini, ia telah berlangganan sejak pertama Pak Ijon berjualan martabak.

“Martabak ini memiliki rasa yang enak karena terbuat dari pulut hitam dan memiliki aromanya yang khas,’’ kata si pelanggan.      

Harga martabak itam ini lumayan murah, mulai dari Rp 15.000 sampai dengan Rp 30.000 per kotak. Di sini juga terdapat martabak dari pandan dan tentunya juga berwarna hijau dan memiliki aroma yang khas pandan.

Pak Ijon biasanya dapat menjual sekitar 70 kotak martabak perhari. Dengan omset didapat Pak Ijon sekitar 1,2 juta perhari.

Pak Ijon biasanya berjualan setiap hari, mulai dari jam 3 sore sampai jam 9 malam paling cepat jika jualan sudah habis. Untuk yang lagi di Pekanbaru dan pecinta martabak silakan coba martabak ini.

Penulis: Rota Bimantara

Editor: Rio Sunera   



Tags:  -