Menjajal Makan di Warteg Kutub, Langganan Makan Siang Mahasiswa Unri

By Trip Riau  |  29 November 2016 15:13:04 WIB  |  City Guide

Warteg Kutub berada di Jalan Balam Sakti setiap harinya ramai dipadati mahasiswa untuk makan siang (Natalina Pakpahan / Tripriau.com)

TRIPRIAU.com - Kehidupan mahasiswa yang tergolong sibuk kadang-kadang mengharuskan mereka makan siang di luar rumah. Salah satu tempat yang biasanya di datangi mahasiswa untuk makan siang adalah warteg.

Daerah sekitar kampus Universitas Riau sejak dulu memang banyak terdapat tempat makan, mulai dari ampera, warung ayam penyet, juga warteg.

Salah satu tempat makan yang sedang ramai dikunjungi mahasiswa dua bulan terakhir ini salah satunya Warteg Kutub. Dengan beratap daun kelapa yang dianyam, Unduh selaku pemilik mengaku mengusung nama Warteg Kutub untuk memberikan kesejukan kepada para konsumen.

Konsep yang di usung warteg ini cukup unik, dengan mengangkat konsep angkringan yang menyediakan lauk dan sayuran dalam porsi tidak terlalu banyak. Jadi konsumen dapat mengambil sendiri lauk dan sayuran sesuai selera dan porsi masing-masing.

Apabila menu sudah mulai sedikit di tempat yang disediakan, sang koki langsung memasak dengan cekatan dan dapat disaksikan langsung oleh pelanggan karena dapur berada paling depan.

Jadi, bisa dibilang lauk maupun sayuran di warteg ini baru masak setiap jamnya.

Warteg yang baru beroperasi ini berlokasi di Jalan Balam Sakti. Setiap hari selalu ramai dipadati pengunjung saat jam makan siang.Pengunjung di Warteg Kutub sedang memilih jenis lauk dan sayuran yang sudah disediakan di atas meja (Natalina Pakpahan / Tripriau.com)

Terkadang konsumen yang baru datang harus antre menunggu meja kosong atau menunggu lauk dan sayuran yang sedang dimasak koki karena cepat habis.

Menu yang disajikan setiap hari ada 12 menu utama seperti ayam, ikan lele, ikan gembung, burung puyuh, telur dadar, telur ceplok, pepes ikan, tahun mendoan, ikan asin, sayuran, dan beberapa menu pelengkap lainnya.

Untuk ayam sendiri dipatok cukup murah seperti rumah makan pada umumnya hanya berkisar Rp 10-15 ribu, sementara jenis ikan cukup Rp 12 ribu dan sayuran mulai harga Rp 2 ribu per satu jenisnya.

Buka dari jam 10 pagi sampai jam 10 malam, warteg ini mampu menghabiskan sampai 30 kilogram ayam potong, 3-4 kilogram ikan gembung, dan 20 ikat kangkung sebagai bahan utama dalam setiap menu.

Selain makanan berat, warteg ini juga menyediakan bakmi dan nasi goreng untuk melengkapi kebutuhan konsumen.

Selain harganya yang bersahabat untuk kantong mahasiswa, rasa yang yang ditawarkan warteg ini juga patut diacungi jempol sehingga banyak konsumen yang tidak jera datang kembali ke warteg ini.

Penulis : Natalina Pakpahan

Editor: Rio Sunera



Tags:  -